Motor Masuk Tol Palindra

Pengendara Motor Masuk Tol Palindra Disebut Tak Menganggu Pengendara Mobil, Ini Alasannya

Pengendara Motor Masuk Tol Palindra Ternyata Karyawan Sedang Bertugas, Kepala Cabang Operasional Sebut Tak Membahayakan

Pengendara Motor Masuk Tol Palindra Disebut Tak Menganggu Pengendara Mobil, Ini Alasannya
Tribunsumsel.com/ Beri Supriyadi/ Sripo
Kedua pengendara sepeda motor nekad menerobos masuk jalur tol Palembang Indralaya. 

Pengendara Motor Masuk Palindra'>Tol Palindra Ternyata Karyawan Sedang Bertugas, Kepala Cabang Operasional
Sebut Tak Membahayakan

TRIBUNSUMSEL.COM-Potret pengendara motor melintas di kawasan jalan Palindra'>Tol Palindra (Palembang-Indralaya) menuai kontroversi.

Kendaraan roda dua dilarang melintasi jalan tol.

Bahkan ada aturan jelas pelarangan tersebut.

Kedua pengendara sepeda motor nekad menerobos masuk jalur tol Palembang Indralaya.
Kedua pengendara sepeda motor nekad menerobos masuk jalur tol Palembang Indralaya. (Tribunsumsel.com/ Beri Supriyadi/ Sripo)

Dikutip dari Kompas.com, pengendara motor yang masuk ke dalam tol dengan sengaja dapat dikenai sanksi sesuai pasal 287 ayat 1 UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal tersebut menyebutkan setiap orang yang megemudikan kendaran bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan dengan rambu lalu lintas dapat dipidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Terkait adanya pengendara motor yang melalui jalan tol Palembang Indralaya (Palindra).

Kepala Cabang Operasional Palindra'>Tol Palindra Darman Edison menyebut pengendara tersebut merupakan karyawan tol.

"Yang mengendarai motor di Palindra'>Tol Palindra itu karyawan kita yang bertugas. Mereka boleh melewatinya lantaran belum adanya jalan khusus untuk menuju ke gerbang," ujar Kepala Cabang Operasional Palindra'>Tol Palindra Darman Edison saat dikonfirmasi, Sabtu (17/11/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, para karyawan yang naik motor juga lewat pingir sehingga tidak menganggu pengendara mobil.

Untuk saat ini memang seperti itu karena belum ada jalur khusus.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved