Berita Pagaralam

Remaja Mabuk Pakai Obat Batuk, BPOM Palembang Minta Perketat Penjualan ke Anak di Bawah Umur

BPOM juga akan segera mengeluarkan surat ederan kepada Apotek dan toko obat untuk tidak menjual secara berlebihan obat batuk tersebut

Remaja Mabuk Pakai Obat Batuk, BPOM Palembang Minta Perketat Penjualan ke Anak di Bawah Umur
Sripo/ Wawan Septiawan
Kepala BPOM Palembang Dra Hardaningsi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Banyak anak muda disejumlah daerah menyalagunakan obat batuk untuk mabuk-mabukan.

Hal ini juga diduga mulai masuk ke Kota Pagaralam.

Pasalnya beberapa waktu lalu dikawasan Alun-alun Selatan Kota Pagaralam ditemukan banyaknya saset bekas obat batuk berserakan.

Kondisi ini mulai membuat masyarakat Kota Pagaralam khawatir terutama para orang tua.

Pasalnya dikhawatirkan anak mereka juga akan menjadi korban mabuk obat batuk tersebut.

Untuk itu masyarakat Pagaralam berharap pihak terkait dapat membuat aturan atau pengawasan tentang penjualan obat batuk tersebut.

Baca: Piala AFF U-22 2019 : Indra Sjafri Jadi Calon Terkuat Pelatih Timnas Indonesia U-22, ini Komentarnya

Baca: Siap siap, Tahun Depan Satu Kilo tak Sama dengan Satu Kilo pada saat Ini, Begini Dampaknya

Pantauan Jumat (16/11/2018), obat batuk yang mengandung Dexftomethorpan tersebut memang banyak dijual di Apotek di Pagaralam.

Obat batuk tersebut juga dengan mudah ditemui di minimarket bahkan warung biasa.

Hal inilah yang membuat masyarakat khawatir.

Taufik (41 tahun), seorang warga Pagaralam mengatakan, pihaknya meminta dinas atau instansi terkait dapat mengawasi penjualan obat batuk yang bisa memabukan tersebut disetiap Apotek dan toko obat.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved