Pemilu 2019

Caleg PDI Perjuangan Wajib Sosialisasikan Jokowi-Maruf Amin di Alat Kampanye, Caleg Nasdem Bebas

Caleg dari PDI Perjuangan di Sumsel wajib disetiap atributnya untuk mensosialisasikan juga capres nomor 01, Jokowi- Ma'aruf

Caleg PDI Perjuangan Wajib Sosialisasikan Jokowi-Maruf Amin di Alat Kampanye, Caleg Nasdem Bebas
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Ketua DPD PDIP Sumsel Giri Ramanda 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG---Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Nasdem, Syahrial Oesman (SO), mempersilahkan calon anggota legislatif (Caleg) dari partai Nasdem "mendua" selama kampanye.

Kebebasan pilihan itu untuk menarik simpati masyarakat pada pemilu legislatif dan pemilu Presiden 2019 mendatang.

Menurut mantan Gubernur Sumsel ini, "mendua" tersebut dalam artian caleg Nasdem tidak wajib memasukkan gambar Joko Widodo (Jokowi)- Ma'aruf Amin, pada alat kampanye. 

"Kalau partai Nasdem, sudah merupakan perintah partai pilih Nasdem dan presiden yang diusung."

"Tapi satu sisi ada resensi di lapangan yang harus diperhitungkan. Mendua harus dan dia (Caleg Nasdem) tidak perlu memasang foto Jokowi-Ma'aruf di alat peraganya," ujar Syahrial Oesman.

Baca: Hasil Hongkong Open 2018 : Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie Kalah Lawan Kento Momota

Baca: Selalu Takut dan Cemas Dengar Suara Petir, Psikolog RS Siloam Sriwijaya Berikan Solusinya

Dengan kondiisi tersebut, partai Nasdem di Sumsel menyerahkan kepada Caleg yang ada untuk bisa menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Dengan kondisi di Sumsel, tinggal bagaimana teman- teman di lapangan saja," ucapnya.

Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramanda menegaskan, Caleg dari PDI Perjuangan di Sumsel wajib disetiap atributnya untuk mensosialisasikan juga capres nomor 01, Jokowi- Ma'aruf.

"Iya diwajibkan, untuk setiap atribut yang baru sudah harus memasukkan gambar Jokowi - Amin," tegas Giri

Ketua Badan Pemenangan Pemilu legislatif dan Pilpres (BP3) DPW Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Sumsel Mgs Saiful Fadli menerangkan, tidak ada instruksi khusus untuk menggandeng Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo- Sandiaga Uno.

Baca: Pensiun dan Dinobatkan Menjadi Legenda MotoGP, ini Prestasi yang Diraih Dani Pedrosa Sejak 2001

Baca: Peringati Hari Anak Sedunia, Junior English For Elementary School Students Palembang Gelar Lomba

Namun mayoritas Caleg PKS untuk menggandengnya, mengingat Prabowo- Sandi mendapat dukungan hasil Ijtima ulama.

"Kami memang tidak ada instruksi secara khusus, tapi kader di Palembang menganggap penerimaaan Prabowo- Sandi sangat besar di masyarakat, sehingga rugi tidak menggandeng Prabowo- Sandi," jelasnya.

Dilanjutkan anggota DPRD Sumsel ini, jadi sah- sah saja caleg PKS untuk menggandeng atau tidak dalam atributnya.

Tetapi sebagain besar pakai di atributnya. Meski tidak ada instruksi minimal memasang tulisan Prabowo- Sandi.

"Kalau saya nilai, disini penerimaan Sandi oleh masyarakat luar biasa, ini terlihat saat kunjungan Sandi beberapa kali ke Palembang diterima, khususnya kaum millenial dan emak- emak," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved