Pilpres 2019

Syahrial Oesman Geser Alex Noerdin Dari Jabatan Ketua Kampanye Daerah Jokowi, Ini Kata Herman Deru

Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah Sumsel Jokowi- Ma'aruf, Herman Deru membenarkan jika ada perubahan struktur tim di Sumsel

Syahrial Oesman Geser Alex Noerdin Dari Jabatan Ketua Kampanye Daerah Jokowi, Ini Kata Herman Deru
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Herman Deru 

Syahrial Oesman Geser Alex Noerdin Dari Jabatan Ketua Kampanye Daerah Jokowi, Ini Kata Herman Deru

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah Sumsel Jokowi- Ma'aruf, Herman Deru membenarkan jika ada perubahan struktur tim di Sumsel.

"Iya sih (ada pergantian) saya dapat copynya kemarin, katanya pak Alex tidak jadi ketua lagi, saya ketua tim pengarah, Alex penasehat, Syahrial ketua," ungkap Herman Deru.

Baca: Posisi Alex Noerdin Sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-KH Maruf Amin Digeser, Ini Sebabnya

"Tapi sekretaris dan bendahara tidak ada perubahan," terangnya.

Dilanjutkan Herman Deru, perubahan ini merupakan kewenangan TKN dan dianggap sudah yang terbaik.

"Mungkin ini formula yang dianggap TKN paling tepat, sami'na wa'atona," bebernya.

Baca: Poster Jokowi Berpakaian ala Raja di Jawa Tengah Bukan Kampanye Hitam, Ini Penjelasan Bawaslu

Mantan Bupati OKU Timur ini, tak dipungkiri jika di Sumsel tim TKD harus kerja keras untuk memenangkan calon petahana.

"Targetnya Jokowi harus menang, kalau di nasional tak terbantahkan hasil surveinya, tapi di Sumsel kita harus kerja keras," pungkas Herman Deru.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumsel pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)- Ma'aruf Amin berubah atau digeser.

Sebelumnya ketua tim dipimpin Alex Noerdin, kini posisinya digeser oleh Ketua DPW Nasdem Sumsel Syarial Oesman (SO).

"Benar, pak Alex posisinya menjadi ketua dewan penasehat, alasannya ada penugasan khusus dari pak Jokowi, untuk penggalangan dilapangan," kata Sekretaris TKD Sumsel, Giri Ramanda, Rabu (14/11/2018).

"Penugasan khusus untuk pak Alex, posisinya sama seperti Ridwan Kamil (Gubernur Jabar) dan Khofifah (Gubernur Jatim), untuk mengkoordinir kegiatan dan aktifitas relawan langsung ke pak Jokowi," katanya.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini, SK TKD baru tersebut mulai berlaku efektif pada 14 November.

Diyakini adanya pergantian itu akan membuat TKD semakin kuat.

"Saya rasa tidak ada pengaruh negatif pergantian ini, melainkan positif. Sebab ini TKD teknis operasional harian sehingga ditunjuka pak SO," jelasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved