Pemilu 2019

KPU Pastikan Beban Kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Baturaja Berkurang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Komering Ulu menyatakan jumlah pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bakal berkurang dibandingkan Pemilu 2014

KPU Pastikan Beban Kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Baturaja Berkurang
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Ketua KPU OKU Naning Wijaya 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Komering Ulu menyatakan jumlah pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bakal berkurang dibandingkan Pemilu 2014 lalu.

"Lantaran batas maksimal pemilih dalam TPS dikurangi," ucap Ketua KPU OKU, Naning Wijaya, Rabu (14/11/2018).

Baca: Pemkab Ogan Komering Ulu Siapkan 6 Bus Pelajar

Kemudian, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu April 2019 mendatang bertambah.

"Sebelumnya (Pemilu 2014) ada 718 TPS, nanti (Pileg dan Pilpres) menjadi 1.243 TPS," katanya.

Diterangkan Naning, pada Pemilu 2014 lalu, dalam setiap TPS terdapat maksimal 600 pemilih.

Nantinya pada Pemilu 2019 mendatang, setiap TPS, pada Pemilu maksimal 300 pemilih.

Baca: Hamil Anak Dipo, Nikita Mirzani Blak-blakan Sempat Coba Diguna-guna Ibu Mertua, Otak Dipakai Bu

"Berkurangnya jumlah pemilih di setiap TPS dapat meringankan beban kerja petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara)," ujar Naning

Naning menepis kabar minimnya minat masyarakat OKU yang ingin menjadi petugas KPPS lantaran banyak jumlah pemilih di setiap TPS.

"Berkurangnya jumlah pemilih di setiap TPS, beban kerja petugas KPPS menjadi ringan," ucap Naning.

Honor petugas KPPS, lanjut Naning, sudah masuk dalam RKA 2019.

Namun, berapa honornya belum disebutkan. "Jumlah petugas KPPS di satu TPS, berjumlah 7 orang," pungkasnya.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved