Berita Lubuklinggau

Satlantas Polres Lubuklinggau Tindak 1.010 Pelanggaran Operasi Zebra 2018

Polres Lubuklinggau mencatat selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra 2018, ada 1.010 pelanggaran

Satlantas Polres Lubuklinggau Tindak 1.010 Pelanggaran Operasi Zebra 2018
Tribunsumsel.com / Eko Hepronis
Satlantas Polres Lubuklinggau selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra sebanyak 1.010 pelanggaran lalu lintas kendaraan roda dua dan roda empat terjaring razia 

TRIBUNSUMSEL. COM, LUBUKLINGGAU - Polres Lubuklinggau mencatat selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra 2018, ada 1.010 pelanggaran.

Pelanggaran tersebut dominasi kendaraan roda dua.

"Dari 1.010 pelanggar yang terjaring 788 kendaraan roda dua, dan 222 kendaraan roda empat," ungkap Kasatlantas Polres Lubuklinggau, AKP Feby Febriyana pada Tribunsumsel.com, Selasa (12/11).

Baca: Banjir di Palembang, BPBD Ingatkan Waspada Saluran Listrik dan Binatang Berbisa

Feby menyebutkan, dari 788 pelanggar lalu lintas roda dua yang ditilang, 256 pelanggar lalu lintas tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kemudian 144 kendaraan melawan arus dan 12 orang mengendara dibawah pengaruh alkohol.

"Kemudian 55 pelanggar lalu lintas anak- anak dan 355 pelanggar lain-lainnya," sebutnya.

Baca: Luna Maya Tepis Kabar Makan Teman Lagi Hits Sindiran Untuk Syahrini Dekat Dengan Reino Barack

Sementara, dari 222 kendaraan roda empat yang dilakukan penilangan 29 orang ditilang karena menggunakan handphone saat berkendara dan 12 orang berkendara di bawah umur.

"Kemudian 157 orang pengendara tidak menggunakan safety belt (sabuk pengaman), kemudian 24 pelanggar lain-lainnya," papar Feby.

Ia menerangkan, jumlah penindakan tahun 2018 jauh meningkat bila dibanding tahun 2017 lalu, jika tahun lalu hanya 700 penindakan, tahun ini meningkat 300 lebih.

Selain itu, pelaksanaan operasi zebra rupanya berdampak positif terhadap kesadaran masyarakat, sebab pasca Operasi Zebra masyarakat banyak mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Biasanya setiap hari hanya 30-40 pemohon, sekarang meningkat menjadi 60-70 pemohon, peningkatannya 30 persen lebih," ungkapnya.

Untuk itu, Feby mengimbau agar masyarakat Kota Lubuklinggau tetap membiasakan hidup disiplin dari diri sendiri dan jaga keselamatan diri dan orang lain dan membiasakan mematuhi rambu lalu lintas.

"Karena kejadian kecelakaan lalu lintas itu rata-rata diakibatkan oleh orang-orang yang tidak membiasakan memenuhi aturan lalu lintas,"ucapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved