Warga Martapura Merasa Lega Pasca Keluarnya Aturan Larangan Truk Batubara Melintas di Jalan Umum

Pengguna Jalan Lintas Sumatera serta masyarakat yang ada di sekitar ruas Jalan Lintas Sumatera merasa lega dan nyaman,

Warga Martapura Merasa Lega Pasca Keluarnya Aturan Larangan Truk Batubara Melintas di Jalan Umum
Sripoku.com/ Ehdi
truk angkutan batubara setop operasi 
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Pengguna Jalan Lintas Sumatera serta masyarakat yang ada di sekitar ruas Jalan Lintas Sumatera merasa lega dan nyaman,
pasca dikeluarkannya Pergub tentang larangan angkutan batubara melintas di ruas jalan umum oleh Gubernur Sumsel Herman Deru beberapa waktu lalu.
Dengan adanya larangan truk batubara melintas di ruas jalan umum tersebut maka otomatis pengguna jalan maupun masyarakat yang akan bepergian merasa lebih nyaman.
Selain itu jarak tempuh juga akan semakin dekat mengingat selama ini pengguna jalan mengalami kesulitan ketika bertemu dengan angkutan batubara yang sedang berkonvoi.
"Angkutan batubara setiap berjalan selalu bersama-sama mereka tidak pernah memikirkan pengendara lain. terkadang batubara berjatuhan dari bak mobil dan mengenai pengendara lain yang ada di belakang mereka tidak berpikir Resiko yang akan dialami pengendara di belakangnya," ungkap Anto warga Waykanan ketika ditemui di Pasar Martapura Jumat (9/11/2018). 

Menurut Andi angkutan batubara tidak pernah memberi celah kepada pengendara lain yang akan memotong maupun yang berpapasan mereka selalu mengambil barang Jalan sesuka hati sehingga sangat mengganggu pengendara.

Dengan adanya larangan melintasnya angkutan batubara di jalur tersebut kata dia, maka banyak masyarakat yang ada di sekitar ruas jalan lintas maupun pengguna jalan mulai merasa lega karena risiko kecelakaan semakin rendah.
"Debu angkutan batubara ke mana-mana sangat mengganggu Warga. Debu hitam yang ditimbulkan oleh angkutan membuat masyarakat terkena penyakit tidak ada yang bertanggung jawab mudah-mudahan sekali hentikan ini tidak ada lagi angkutan batubara yang melintas Terimakasih bapak Gubernur," katanya.
Editor: Euis Ratna Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved