Berita Lahat

Larangan Angkutan Truk Batu Bara Melintas Jalan Umum Dapat Dukungan dari Warga Lahat

Lahat merupakan pusat tambang batu bara selain selain Muara Enim, tetapi sejumlah warganya mendukung kebijakan Gubernur Sumsel

Larangan Angkutan Truk Batu Bara Melintas Jalan Umum Dapat Dukungan dari Warga Lahat
Sripo/ Ehdi Amin
Jalan di Kecamatan Merapi Area Lahat, yang biasa ramai dilintasi truk batubara tampak sepi, Jumat (9/11/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Kebijakan Gubernur Sumsel Herman Deru melarang angkutan batubara melintas di jalan umum terus mendapat dukungan warga.

Gelombang dukungan kali ini datang dari sejumlah warga Kabupaten Lahat.

Lahat merupakan pusat tambang batu bara selain selain Muara Enim, tetapi sejumlah warganya mendukung kebijakan Gubernur Sumsel.

Selain soal kenyamanan, angkutan truk batubara selama ini kerap menjadi biang kemacetan dan penghasil debu.

Keputusan yang diambil oleh Pemprov Sumsel tentang pencabutan Pergub No 23 tahun 2012, dinilai sangat tepat.

Dukungan diberikan warga Lahat, diantaranya oleh tokoh Merapi Area, Tanhar Effendi.

Baca: Lama Menghilang, Penampilan Terbaru Manohara Odelia Pinot Curi Perhatian Netizen, Makin Cantik

Baca: Pilot Wanita Indonesia Ini Beberkan Besaran Gaji yang Didapat, Lebih Besar dari Gaji Presiden

Tanhar yang juga anggota DPRD Lahat, sangat setuju atas kebijakan Gubernur Sumsel.

Kendati ia merupakan pelaku angkutan batubara, namun menurut Tanhar, sudah selayaknya angkutan batubara mempunyai jalan khusus.

Apalagi, ujar lelaki yang juga menjabat Ketua Pemuda Pancasila ini, usia pertambangan sudah cukup berumur.

"Kita sangat setuju. Sudah selayaknya sembilan tahun lebih menambang ada jalan khusus."

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved