Berita Palembang

Modus Rekayasa Jadi Korban Begal, Rahmat Diamankan Polisi

Rahmat melaporkan kejadian aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal. Ia nekat membuat laporan palsu

Modus Rekayasa Jadi Korban Begal, Rahmat Diamankan Polisi
Tribunsumsel.com/ Tiara
Kepala SPKT Polresta Palembang Iptu Heri 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -  Rahmat (50) warga Jalan Tanjung Api-api Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang berurusan dengan pihak kepolisian.

Ia nekat membuat laporan palsu.

Kepala SPKT Polresta Palembang Iptu Heri, mengatakan, awalnya Rahmat melaporkan kejadian aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal.

Baca: 3 Alasan Peserta Gagal Tembus Passing Grade Tes SKD CPNS, Diantaranya Ada Huruf Soal Terlalu Kecil

Setelah menerima laporan, petugas langsung menyelidiki dan melakukan olah TKP dan mendapati sejumlah kejanggalan.

"Rahmat yang mengaku sudah di begal oleh dua orang dengan sajam, tapi warga mengatakan tidak ada kejadian apa-apa di hari dan waktu yang dikatakan pelapor Rahmat," katanya.

Merasa ada kejanggalan, pihak kepolisian langsung melakukan interogasi ulang terhadap Rahmat.

Rahmat langsung mengakui jika ia membuat laporan palsu.

"Ternyata motor itu sudah dijual Rp 6 juta," tegasnya.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengatahui alasan atau motivasi dari pelaku Rahmat.

Baca: Yusril Ihza Sebut Koalisi Prabowo dan Sandi tak Jelas Format dan Arahnya, Ini Catatan Kritisnya

"Atas ulahnya karena membuat laporan palsu, ia terancam dikenakan pasal 242 KUHP dengan pidana 7 tahun penjara," ungkapnya.

Sebelumnya, Rahmat melaporkan jadi korban begal dan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Ia melaporkan kehilangan motorHonda Beat BG 4621 ACE. Dalam laporannya ia mengaku rugi Rp 16 juta.

Dalam keterangannya, ia dirampok oleh dua orang dengan menodongkan senjata tajam di simpang Tegal Binangun pada Rabu (7/11) sekitar pukul 18.00.

Dilaporkan, saat itu ia baru saja mengantarkan penumpang dari Jasdam Palembang ke kawasan Tegal Binangun dengan bayaran Rp 50 ribu.

Penulis: Tiara Anggraini
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved