Pengacara Sebut Penangkapan Rizieq Shihab Disiapkan Matang, CCTV Hilang Sehari Sebelum Kejadian

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menyebut apabila penangkapan terhadap Rizieq sudah dipersiapkan dengan matang oleh pihak tertentu

Pengacara Sebut Penangkapan Rizieq Shihab Disiapkan Matang, CCTV Hilang Sehari Sebelum Kejadian
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Rizieq Shihab 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menyebut apabila penangkapan terhadap Rizieq sudah dipersiapkan dengan matang oleh pihak tertentu.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui sambungan telepon saat dihubungi iNews TV secara live, Rabu (7/11/2018).

Baca: Deretan Fakta Habib Rizieq Diperiksa Keamanan Arab Saudi, Pengacara Singgung Pemasang Bendera

Sugito lantas membeberkan kecurigaan-kecurigaan pihaknya terkait penangkapan terhadap Habib Rizieq Shihab.

"Sehari sebelumnya, CCTV tanggal 4 hilang, lalu tanggal 5 kok ada peristiwa ini," kata Sugito.

Menurut keterangan Sugito, Rizieq Shihab itu sama sekali tidak tahu siapa orang yang memasang bendera hitam di rumahnya.

"Ini bukan hanya penjebakan, tetapi seperti ada upaya yang sengaja memojokkan Habib Rizieq di sana," kata Sugito.

Baca: Diduga Terlibat Narkoba, Claudio Martinez Sebelum Jadi Aktor Adalah Pemain Sepak Bola, Ini Karirnya

Sugito menyebut, Rizieq dipanggil oleh kepolisian Mekkah guna dimintai keterangan terkait bendera hitam yang dipasang di rumahnya.

Saat diperiksa, Rizieq Shihab mendapat beberapa pertanyaan, seperti apa motivasi pemasangan bendera hitam.

"Tapi beliau tidak tahu menahu," ujar Sugito.

Setelah menjawab beberapa pertanyaan dan tidak ditemukan bukti kuat jika yang memasang bendera adalah sang pemilik rumah, Rizieq Shihab pun akhirnya dibebaskan.

"Beliau sekarang sudah balik ke rumah, tidak ada masalah dan semua baik-baik saja, karena ketika diklarifikasi, dari pemerintahan Saudi meyakini apa yang disampaikan oleh beliau," sambung Sugito.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved