Pemprov Sumsel Berikan Dua Opsi Kebijakan, Terkait Larangan Angkut Batubara di Jalan Umum

Untuk itu kita ada dua kebijakan yaitu kebijakan jangka pendek dan jangka panjang

Pemprov Sumsel Berikan Dua Opsi Kebijakan, Terkait Larangan Angkut Batubara di Jalan Umum
Tribunsumsel.com/ Linda
Sekretaris daerah provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar meninjau jalan khusus angkutan batubara usai diberlakukanya peraturan gubernur (Pergub) nomor 74 tentang pengaturan angkutan batubara 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sekretaris daerah (Sekda) provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar mengatakan, diberlakukanya peraturan gubernur (Pergub) nomor 74 tentang pengaturan angkutan batubara.

Maka pihak pemprov Sumsel sedang mencarikan solusi-solusinya.

"Saya kesini meninjau langsung jalur khusus yang bisa digunakan untuk angkutan batubara, ini melihat langsung kondisi jalan dari Prabumulih-Lahat," ujarnya saat meninjau jalur khusus batubara, Kamis (8/11/2018).

Baca: Demi Keadilan, Pengurus Persatuan Angkutan Batubara Sumsel Ancam Setop Tronton Bila Lewat Jalan Umum

Nasrun menambahkan, ia telah memantau jalan tersebut selama dua tahun.

Menurut Nasrun, peningkatannya cukup banyak dan berdasarkan info CEO PT Titan Infra Energy, mereka siap.

"Win-win solution, harus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, tetapi juga tidak mematikan usaha batubara. Untuk itu kita ada dua kebijakan yaitu kebijakan jangka pendek dan jangka panjang," katanya

Untuk kebijakan jangka pendek, yaitu menggunakan jalan Servo, karena untuk saat ini baru jalan tersebut yang ada.

Baca: APLSI Protes Larangan Angkutan Truk Batubara Lewat Jalan Umum, Sumsel Bisa Rugi Rp 18,3 Triliun

Saat truk melintas di Jalur Servo. PT Servo bisa menampung beban 15 juta ton per tahun, artinya dengan total yang memakai jalan umum 5 juta ton per tahun masih tertampung.

Bahkan sisanya 10 Juta ton per tahun bisa dipakai pihak Servo.

Sedangkan untuk jangka panjangnya ini sedang dipersiapkan jalur khusus lainnya.

Halaman
123
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved