Kronologi hingga Petisi Online, Fakta-fakta Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Korban Dapat Nilai C

Kronologi hingga Petisi Online, Fakta-fakta Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Korban Dapat Nilai C

Kronologi hingga Petisi Online, Fakta-fakta Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Korban Dapat Nilai C
Instagram/bppmbalairung
Ilustrasi kasus pelecehan seksual mahasiswa UGM. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kronologi hingga Petisi Online, Fakta-fakta Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Korban Dapat Nilai C

Kasus pelecehan mahasiswi Universitas Gajah Mada (UGM) mencuat setelah diberitakan oleh lembaga pers kampus setempat. 

Setelah ramai menjadi bahan pemberitaan, UGM berencana membawa kasus pemerkosaan itu ke ranah hukum. 

Berikut ini Tribunnews.com merangkum fakta-fakta dan perkembangan terkait kasus tersebut:

Badan Penerbitan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM Yogyakarta menuliskan laporan terkait tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang mahasiswa UGM.

Dari laporan tersebut, tertulis bahwa seorang mahasiswi UGM, Agni (bukan nama sebenarnya), yang melakukan KKN di Pulau Seram, Maluku, mengalami pelecehan seksual dari rekan sesama kampus berinisial HS.

Peristiwa ini terjadi pada Juni 2017.

Laporan itu menyebutkan, HS yang melakukan kekerasan seksual pada 30 Juni 2017 di sebuah pondokan.

Setelah kejadian malam itu, korban mengaku menghubungi rekannya di Yogyakarta dan kemudian menyarankan melaporkan ke beberapa pihak terkait.

Laporan itu ditanggapi dengan datang beberapa utusan dilanjutkan dengan sepekan setelah itu HS ditarik dari lokasi kejadian, pada 16 Juli 2017.

Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved