Nilai Tukar Rupiah Berapa Hari Ini Terus Menguat, Pagi Ini Rp 14.768 per Dollar AS, Ini Penyebabnya

Nilai tukar rupiah terus menguat. Rupiah berpeluang bergerak di kisaran Rp 14.700—RP 14.850 per dollar AS pada penutupan nanti

Nilai Tukar Rupiah Berapa Hari Ini Terus Menguat, Pagi Ini Rp 14.768 per Dollar AS, Ini Penyebabnya
Tribunnews.com/Herudin
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS 

TRIBUNSUMSEL.COM-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menguat dalam beberapa hari ini. Padayhal beberapa waktu lalu rupiah sempat menyentuh Rp 15.000 per dollar AS.

Mengutip Bloomberg, Rabu (7/11/2018), pukul 10.20 WIB, rupiah menguat 0,25% ke level Rp 14.768 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, ketidakpastian pemilu paruh waktu atau midterm election di AS membuat posisi dollar AS tertekan

Ditambah lagi, secara tidak langsung rupiah diuntungkan oleh meredanya isu Brexit setelah Inggris dan Uni Eropa kian mendekati kesepakatan soal detail perjanjian tersebut.

Baca: Hasil Liga Champions Matchday 4: Napoli vs PSG: 1-1, Grup C Semakin Sengit

Baca: Jangan Konsumsi Pisang saat Perut Kosong, Ini Bahayanya

Misalnya, diperbolehkannya institusi keuangan Inggris melakukan kegiatan dengan negara-negara Uni Eropa lainnya.

“Kekhawatiran konflik global sudah mulai berkurang,” kata Faisyal.

Dari dalam negeri, belum ada sentimen positif lagi selain data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III yang dirilis pada Senin (5/11) lalu.

Di tengah situasi global ekonomi yang menurun, perang dagang yang masih ramai, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan ketiga 2018 di angka 5,17% (yoy).

Presiden Jokowi melalui akun instagram terverrifikasinya menyebut angka itu cukup menggembirakan.

Kendati demikian, penguatan rupiah belum tentu berlanjut jika hasil pemilu paruh waktu AS ternyata dimenangkan oleh partai Republik.

Baca: Klarifikasi Sriwijaya Air dan Kronologi Penumpang yang Menolak Terbang Mencium Bau Menyengat Durian

Baca: Soal Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan, Begini Tanggapan Ustaz Somad

Sebab, untuk saat ini partai tersebut tengah memimpin perolehan suara melalui metode quickqount.

Padahal sebelumnya partai Demokrat lebih diunggulkan untuk memenangi pemilu.

“Para pelaku pasar tentu menanti hasil pemilu paruh waktu AS karena akan menentukan arah kebijakan ekonomi dan politik AS ke depan,” imbuhnya.

Menurut Faisyal, rupiah berpeluang bergerak di kisaran Rp 14.700—RP 14.850 per dollar AS pada penutupan nanti.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved