Berita Ogan Ilir

Hujan Deras, Pengembala Sapi di Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir Tewas Tersambar Petir

Abdul Rohim yang kesehariannya berprofesi sebagai pengembala sapi meninggal dunia ketika sedang berupaya menggiring sapi saat hujan disertai petir

Hujan Deras, Pengembala Sapi di Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir Tewas Tersambar Petir
Sripo/ Beri Supriyadi
Foto Ilustrasi : Segerombolan hewan ternak sapi berjejer di badan jalan menuju Komplek Perkantoran Tanjung Senai Indralaya 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Hujan deras disertai petir terjadi di kawasan Indralaya dan sekitarnya, Selasa sore (6/11) pukul 15.00.

Petir sore itu diduga menyambar Abdul Rohim (50 tahun), warga Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Abdul Rohim tewas diduga tersambar petir saat sedang mengendarai sepeda motor.

Abdul Rohim yang kesehariannya berprofesi sebagai pengembala sapi itu, meninggal dunia ketika sedang berupaya menggiring sapi saat hujan disertai petir yang melanda wilayah Indralaya.

Baca: Balik Dilaporkan Meldi Kasus Pencemaran Nama Baik, Dewi Perssik Malah Ejek sang Ponakan

Baca: Bau Amonia Menyebar Sampai Kantor Gubernur, Ibu Hamil ASN di Pemprov Sumsel Ini Merasa Terganggu

Lokasinya saat itu berada di kawasan rawa lebak menuju gerbang pintu masuk Komplek Perkantoran Terpadu (Pemda) Pemda OI di Tanjung Senai Indralaya.

Abdul ROhim langsung terkapar di jalan dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban tewas diduga akibat peristiwa sambaran petir yang sore itu suaranya terdengar cukup keras.

Melihat situasi itu, sejumlah petugas Sat Pol-PP yang kebetulan sedang melintas langsung menghampiri tubuh korban dan berupaya memberikan pertolongan.

Saat dikonfirmasi Kasat Pol PP Pemda Kabupaten OI Akhmad Fauzi membenarkan peristiwa yang menimpa Abdul Rohim (50), warga Desa Sejaro Sakti Indralaya Selatan.

Baca: Kepala BNN Lubuklinggau Curigai Masih Ada Ladang Ganja Lain di Muratara, Ini Upaya Pemberantasannya

Baca: Suasana Haru Iringi Prosesi Pemakaman Rapi Andrian, Warga Lubuklinggau Penumpang Lion Air JT 610

Menurut Kasat Pol-PP, Abdul Rohim menderita luka di bagian leher dan beberapa luka lebam disekujur tubuh yang nampak membiru.

"Saya dapat kabar dari anggota Pol PP bahwa ada orang yang diduga tersambar petir sedang tergeletak di jalan depan pagar Pemkab OI."

"Lalu kami bawa ke rumah duka di Desa Sejaro Sakti. Beliau menderita luka dibagian leher belakang,” katanya.

Dilihat dari posisi ditemukannya korban, ujar Kasat, diduga kuat, korban tersambar petir saat sedang mengendarai sepeda motor.

”Korban ditemukan anggota Pol PP sekitar pukul 15.30 memang saat itu hujan, angin dan petir sangat keras menggelegar."

"Diduga saat hujan itulah korban tersambar petir dan meninggal dunia,” terang Kasat Pol-PP Pemda OI Akhmad Fauzi.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved