Pilpres 2019

Guyonan 'Tampang Boyolali' Berbuntut Panjang, Prabowo: Joke Dibatasi, Saya Bingung Mau Bicara Apa

Guyonan Calon Presiden Prabowo Subianto terkait pidatonya di Boyolali rupanya berbuntut panjang

Guyonan 'Tampang Boyolali' Berbuntut Panjang, Prabowo: Joke Dibatasi, Saya Bingung Mau Bicara Apa
Tribunnews/JEPRIMA
Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beserta bakal calon wakil Presiden Sandiaga Uno saat mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018). Pertemuan tersebut diadakan secara tertutup untuk media. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNSUMSEL.COM-Guyonan Calon Presiden Prabowo Subianto terkait pidatonya di Boyolali rupanya berbuntut panjang.

Banyak dari warga salah satu kabupaten di Jawa Tengah itu merasa direndahkan atas ucapan Prabowo hingga memicu tagar yang sempat viral viral, #SaveMukaBoyolali.

Menanggapi hal tersebut, Prabowo sendiri merasa kebingungan.

"Saya baru keliling kabupaten di Jawa Timur. Mungkin saudara monitor.

Saya bingung kalau bercanda dipersoalkan, saya ngomong begini, begitu dipersoalkan," ujar Prabowo di pelataran GOR Soemantri Brodjonegoro, Minggu (4/11/2018)

Prabowo sendiri merasa banyak hal dipersoalkan. Apalagi saat ini tengah musim politik.

Ia memberikan contoh beberapa persoalan terkait ekonomi dan sebukan 'emak-emak'. 

"Gak boleh ngomong ekonomi, gak boleh becanda. Sekarang istilah emak-emak gak boleh, " tutur Prabowo.

"Katanya gak bagus. Lah yang mau dia sendiri saya bilang ibu-ibu dia (kaum ibu) protes."

"Jadi sekarang joke harus dibatasi," lanjut capres nomor urut 2 tersebut. "Ini dibatasi jadi saya bingung saya mau bicara apa."

Bahkan, karena candaan itu, Prabowo dilaporkan ke polisi oleh seorang warga Boyolali bernama Dakun (47).

Ia melaporkan Prabpwp ke Sentra Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya setelah melihat pidato pasangan Sandiaga Uno itu di Boyolali, Jawa Tengah, 30 Oktober lalu.

Sementara itu, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Faldo Maldini menjelaskan bahwa pada saat itu, Prabowo tengah berbicara soal akses kesejahteraan.

Faldo lebih lanjut juga menyayangkan viralnya cuplikan video yang dinilainya sudah dipelintir tersebut.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved