Berita Palembang

BERITA VIDEO: Heboh Warga di Palembang Dikabarkan Meninggal Karena Zat Amonia,Ini Fakta Sebenarnya

Seorang pria di Palembang bernama Muhammad Yamin (59) dikabarkan meninggal dunia setelah menghirup zat Amonia dari PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) pada Kam

BERITA VIDEO: Heboh Warga di Palembang Dikabarkan Meninggal Karena Zat Amonia,Ini Fakta Sebenarnya
Youtube Tribun Sumsel
Mengupas Kabar Hoax Pria di Palembang Meninggal Karena Zat Amonia 
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Agung Dwipayana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pria di Palembang bernama Muhammad Yamin (59) dikabarkan meninggal dunia setelah menghirup zat Amonia dari PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) pada Kamis (1/11/2018) lalu. 
Warga RT 12, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur kota Palembang tersebut meninggal dunia pada Kamis (1/11/2018) lalu. 
Namun kabar meninggalnya almarhum karena menghirup zat Amonia dari PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), dibantah keluarga. 
Sarti, istri almarhum mengungkapkan, suaminya meninggal dunia karena serangan jantung yang diidap sejak dua tahun lalu. 
“Bapak meninggal karena (serangan) jantung. Komplikasi juga, ada penyakit darah tinggi, kencing manis,” ujar Sarti, istri akmarhum kepada TribunSumsel.com yang menyambangi kediamannya, Sabtu (3/11/2018). 
 “Kalau (suami mengidap) penyakit jantung sudah dua tahun lebih,” imbuh Sarti. 
Ia pun menyayangkan kabar hoax mnengenai kematain suaminya akibat zat amoniak yang berasal dari PT Pusri yang lokasinya memang berdekatan dengan kediaman keluarag tersebut. 
“Bapak meninggal Kamis sore. Pas yasinan malamnya, bau Amonia baru ada. Memang bau sekali malam itu, cukup parah baunya dibanding sebelum-sebelumnya,” kata Sarti menegaskan penyebab meninggalnya suami tercinta bukan karena zat Amonia. 
Sementara PT Pusri telah membuka sejumlah posko konsultasi kesehatan di Kelurahan 1 Ilir yang buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00. 
Masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya dipersilakan datang ke posko kesehatan PT Pusri. 
“Posko kita ini memang rutin dibuka. Gunannya untuk melayani masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya,” kata Sungging, seorang staf posko kesehatan.
 
 
 
Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Euis Ratna Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved