Kesehatan Wanita

Hati-Hati! Kelebihan Berat Badan Dapat Mengganggu Kesuburan, Simak Ulasan Berikut

Masalah yang sering dihadapi perempuan ketika sudah berumah tangga, salah satunya adalah masalah memiliki momongan atau masalah kesuburan.

Hati-Hati! Kelebihan Berat Badan Dapat Mengganggu Kesuburan, Simak Ulasan Berikut
Google/ Tribun Bali
Ilustrasi Kesuburan Wanita 

TRIBUNSUMSEL.COM - Masalah yang sering dihadapi perempuan ketika sudah berumah tangga, salah satunya adalah masalah memiliki momongan atau masalah kesuburan.

Karena hal tersebut, perempuan bisa mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pasangan serta keluarga pasangan. Kekerasan verbal pun bisa tak terelakkan lagi.

Lalu, apa yang menyebabkan pasangan memiliki masalah kesuburan? Dijelaskan oleh dr. Arju Anita sp.OG, masalah keterlambatan mempunyai anak (infertilitas) dapat disebabkan berbagai faktor.

“Penyebab infertilitas bisa timbul dari istri atau suami. Sekitar 35 persen penyebab infertilitas adalah faktor suami, 50 persen dari faktor wanita, dan 15 persen tak dapat dijelaskan,” ujar dr. Arju.

Dari pihak suami dapat terjadi gangguan pembentukan sperma yang sehat. Kelainan pada sperma bisa disebabkan beberapa faktor, antara lain hormonal, trauma, infeksi, lingkungan, radiasi.

Baca: Disebut Pura-pura Hamil, Nikita Mirzani Ketahuan Comot Foto USG Orang Lain, Ini Klarifikasinya

Bila faktor yang mengganggu proses pembentukan sperma dapat dihilangkan, maka sperma itu siap untuk membuahi sel telur pasangan.

Sedangkan, masalah yang dapat timbul pada perempuan, antara lain faktor hormonal, infeksi, radiasi, obat-obatan.

Hal itu dapat mengakibatkan penyumbatan pada sa­luran telur, di mana lokasi itu dibutuhkan untuk pertemuan sperma dan sel telur.

Tak hanya itu, kelebihan berat badan juga bisa menjadi masalah karena dapat mengganggu keseimbangan hormon.

dr. Arju menyarankan, untuk memiliki hormon seimbang, cobalah untuk menurunkan berat badan.

"Guna mencapai berat badan ideal, lakukan olah raga teratur dan konsultasi ke dokter gizi untuk memperhitungkan pola makan dan berat ideal yang harus di capai.

Bila Anda sudah berhasil mencapai berat ideal, tetapi masih bermasalah dengan siklus haid, serta belum juga mengalami kehamilan, anjuran saya, berkonsultasi ke dokter kandungan berdua dengan suami,” saran dari dr. Arju.

Baca: Sempat Bungkam, Bella Shofie Akhirnya Bocorkan Sosok Ayah dari Anaknya, Ternyata

Konsultasi ke dokter kandungan berdua dengan suami tersebut guna diperiksa secara keseluruhan agar terlihat hasilnya.

“Seperti sudah saya sampaikan, semua penyebab infertilitas pasti menyangkut suami dan/ atau istri, meskipun ia sudah mempunyai anak sebelumnya.

Ada satu masalah yang bisa terjadi terkait dengan infertilitas ini, di mana didapatkan hasil pemeriksaan dokter, baik dari suami maupun istri, tapi ternyata istri mempunyai imun terhadap sperma suami.

Sehingga, setiap sperma yang masuk akan dimatikan oleh antibodi istri. Ini satu contoh mengapa suami harus mendampingi istri dalam memeriksakan masalah infertilitas, agar dokter bisa lebih mudah menganalisa masalah yang timbul,” tandas dr. Arju Anita sp.OG.

 
Editor: Euis Ratna Sari
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved