Berita OKU

OKU tak Hanya Rawan Banjir dan Longsor, BPBD Sebut 4 Kecamatan Ini Rawan Angin Puting Beliung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU menyebut kabupaten ini rawan akan ancaman banjir, longsor dan angin puting beliung

OKU tak Hanya Rawan Banjir dan Longsor, BPBD Sebut 4 Kecamatan Ini Rawan Angin Puting Beliung
Tribun Sumsel/ Retno Wirawijaya
Hujan dan angin kencang merusak billboard di Jalan A Yani Baturaja sehingga terjuntai dan nyaris mengenai pengendara yang melintas. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA–Sejumlah daerah di Kabupaten Ogan komering Ulu (OKU) masih berpotensi terjadi rawan bencana alam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah kecamatan yang berpotensi terjadi bencana alam.

Tidak hanya rawan banjir dan tanah longsor, tapi juga rawan terjadinya puting beliung.

Kepala BPBD OKU, Hemni Rusdi melalui Kasi Pencegahan dan kesiapsiagaan, Mailan Purnama mengatakan pihaknya, mengharapkan masyarakat waspadai potensi bencana alam yang bisa terjadi.

Baca: Tiket Kereta Api Libur Natal dan Tahun Baru Berbagai Tujuan di Sumsel Mulai Diburu Penumpang

Baca: Besok Dishub Sumsel Razia Truk Angkutan Batubara Nakal, Ini Lokasi Operasi Gabungan Tersebut

“Terlebih cuaca ekstrem bisa datang tanpa diduga. Daerah rawan puting beliung, seperti Kecamatan Ulu Ogan, Pengandonan, Baturaja Timur dan Sosoy Buay Rayap."

"Sosialisasi ini penting dilakukan supaya masyarakat memahami apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam," kata Mailan.

Seperti halnya, pada minggu sore (21/10/2018) sekitar Kota Baturaja sudah mulai diguyuri hujan.

Meski hujan tidak begitu deras, tapi hujan datang disertai datang dengan angin kencang.

Salah satu cetakan billboard di Jalan A Yani Baturaja bahkan sampai putus karena kencangnya angin. Sehingga menjuntai dan nyaris mengenai pengendara yang melintas.

Baca: Jadwal Lengkap Perancis Open 2018 Mulai Selasa (22/10/2018), Indonesia Kirim 15 Wakil

Baca: Kejari Palembang Panggil 24 Badan Usaha Bermasalah dengan BPJS Ketenagakerjaan, Hanya 13 Datang

Disamping itu terpantau, datangnya hujan dan angin kencang secara tiba tiba ini mengagetkan warga Kota Baturaja yang tengah menikmati weekend bersama keluarga di seputaran taman kota Baturaja.

Dengan cepat banyak yang mencari perlindungan di bawah atap tribun di lapangan taman kota.

Lainnya sejumlah pengunjung yang tengah menikmati kuliner sempat terganggu. Mereka berlindung di bawah payung yang berfungsi layaknya terpal penutup.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved