Cara Membayar Pajak Kendaraan Bermotor, BPKB Dijaminkan di Bank

Dalam hal ini hutang piutang benda bergerak tidak bergerak antara kreditur dan debitur diatur dalam UU No. 42 Thn 1999 ttg jaminan fidusia.

Cara Membayar Pajak Kendaraan Bermotor, BPKB Dijaminkan di Bank
ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Bagaimana cara bayar pajak mobil atau kendaraan bermotor yang BPKB dijaminkan di bank. Sementara yang jual sudah melapor ke Samsat.  Pemilik baru menginginkan BBN BPKB di bank

Untuk masalah ini, Kasie STNK Ditlantas Polda Sumsel Kompol Andi Kumara diwawancarai Tribun Sumsel  mengatakan langkah pertama, kreditur-Debitur Harus Lakukan Perubahan Akta.  Dalam hal ini hutang piutang benda bergerak tidak bergerak antara kreditur dan debitur diatur dalam UU No. 42 Thn 1999 tentang jaminan fidusia.

Terkait pertanyaan ini permasalahan dapat dikategorikan menjadi dua permasalahan :

Yang pertama BPKB yang dijaminkan kepada kreditur atas nama pemilik orang lain dan pihak Kreditur telah memblokir BPKB sebagai jaminan fidusia dan diatur dalam Perkap No. 5 tahun 2015 Pasal 115 ayat 2.

Yang kedua Pemilik kendaraan lama melaporkan ke Samsat bahwa kendaraannya telah dijual untuk menghindari pajak progresif.

 Langkah solusi nya adalah kepada pihak kreditur dan debitur untuk melakukan perubahan akta jaminan fidusia untuk melakukan perubahan kepemilikan BPKB kepada debitur agar tidak menjadi hambatan pada saat pengesahan/perpanjang STNK sesuai dengan kepemilikan Ranmor.  Bila ini dilakukan, maka tidak akan ada masalah dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, walaupun BPKB dijaminkan di bank.  (ard)

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved