Berita Palembang

Cerita Lagu 'Oh Adek yang Jilbab Biru' Tengah Viral di Media Sosial, Ciptaan Mahasiswa UIN Palembang

Anak muda penggiat sosial media khususnya instagram, pasti tidak asing lagi pada pada bait dari lagu yang tengah viral ini

Cerita Lagu 'Oh Adek yang Jilbab Biru' Tengah Viral di Media Sosial, Ciptaan Mahasiswa UIN Palembang
Capture Instagram imam._nahla
Muhammad Aslam Makkatutu Rusli dan Imam, pencetus pertama lagu 'adek berjilbab biru' 

TRIBUNSUMSEL. COM,  PALEMBANG - Oh adek yang jilbab biru

cantik manis cak gulo tebu

dapet salam dari bapak ibu

bulan depan jadi menantu.

Baca: Isu Ayu Ting Ting Tampar Mulut Wendy Cagur, Ayah Rozak Joget Pakai Wajan Malah Diejek

Anak muda penggiat sosial media khususnya instagram, pasti tidak asing lagi pada pada bait dari lagu yang tengah viral ini. 

Video lagu yang berisi rayuan gombal dari pemuda untuk pemudi ini, pertama kali muncul di akun instagram @imam_nahla pada 5 September 2018 lalu.

Video itu menampilkan 2 orang pemuda yang terlihat duduk menghadap kamera.

Satu bernyanyi dan satu lagi mengiiringinya dengan memainkan gitar sambil ikut pula bernyanyi.

Tak butuh waktu lama, hingga akhirnya lagu 'bebahaso seari-ari Palembang' ini bisa hits di sosial media.

Adalah Imam dan Muhammad Aslam Makkatutu Rusli,  mahasiswa semester tiga Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang yang menjadi sosok di balik hitsnya lagu ini. 

Namun dibalik keviralannya, adapula terselip cerita lucu dibalik lagu ini.

Muhammad Aslam Makkatutu Rusli yang dalam video itu menampilkan bakat bermain gitarnya  bercerita, jika ia sendiri awalnya tidak tahu judul dari lagu ini.

Baca: Putuskan Berhenti Main Instagram, Inilah 9 Sumber Kekayaan Awkarin yang Jarang Disorot Publik

"Awalnya gak ada judul,  tapi di ig sama youtube orang-orang banyak bilangnya "adek jilbab biru" jadi ya sudah,  itu saja judulnya," ujar aslam sembari tertawa pada Tribunsumsel.com, Sabtu (13/10/2018).

Diakui Aslam jika lagu ini tercipta dari ketidaksengajaan. 

Baca: Kalah di Ronde Keempat, ini Jurus-jurus Khabib Nurmagomendov yang Taklukan Conor McGregor

Setelah mendengar lagu santriwati versi daerah Sunda, menjadikannya merasa tergelitik  untuk menciptakan lirik balasan versi laki-lakinya dengan  bahasa daerah Palembang.

"Kalau gak salah pas malam Selasa, iseng nulis lirik. Besoknya dibawa ke kampus dan ditunjukan ke Imam.  Tapi sama dia diganti lirik itu. Awalnya 'cantik manis cak kue bolu'  diganti jadi 'cantik manis cak gulo tebu', biar lebih pas dan enak didengar, " ungkapnya. 

Aslam yang saat ini sudah menikah pun,  cukup terkejut atas viralnya lagu ini. 

"Saya sudah nikah, Imam juga sudah punya pacar. Karena lagu ini, pasangan kami masing-masing jadi bertanya, memang siapa sih adek berjilbab biru itu," kata Aslam yang kembali tertawa. 

Ia dan Imam pun telah memberikan penjelasan terkait lagu itu pada pasangannya masing-masing.

"Ya kita kasih tahu, gak ada yang pakai jilbab biru. Kan buat itu juga iseng,  gak ada terinspirasi dari siapa-siapa," tambahnya. 

Aslam pun mengaku senang dengan viralnya lagu ini. 

"Sebenarnya saya ikut senang-senang saja kalau lagu ini jadi viral.  Tapi alangkah baiknya jika orang yang yang menyanyikan lagu ini juga mencantumkan nama kami sebagai pembuatnya. Jadi gak terkesan plagiat," ungkapnya. 

Ya, Aslam merasa cukup terganggu dengan  banyaknya  orang-orang yang meng-cover lagu ini tanpa izin.

"Buat lirik lagu tidak semudah membalikan telapak tangan,  butuh inspirasi dan kreatifitas. Harusnya orang-orang yang meng-cover sebelumnya meminta izin dulu pada kami  atau minimal menuliskan nama kami di videonya, " ujar Aslam.

Hal senada pun diungkapkan Imam,  rekan menyanyi Aslam dalam video lagu adek berjilbab biru. 

Imam pun mengaku sudah beberapa kali mengingatkan orang yang menjadi mengcover lagu adek jilbab biru. salah satunya dengan memberikan komentar di video mereka untuk sebaiknya meminta izin dulu sebelum mengunduhnya ulang dengan versi berbeda.

"Tanggapan mereka sih ada yang minta maaf terus langsung kasih credit, tapi ada juga yang  bodo amat. Malah komen kita dihapus karna mungkin gak tahan malu hehehe," ujarnya

Imam pun berpesan untuk anak muda yang ingin berkarya,  kembangkanlah pemikiran hasil kreatifitas hasil karya sendiri.

"Kembangkan kreativitas anda sendiri, jangan membiasakan diri untuk palagiat karya orang lain apa, lagi sekarang udah ada undang-undang hak cipta," ujarnya.

Imam mengatakan saat ini, belum terlalu banyak orang yang mengundang mereka untuk tampil. "Tapi ada sudah ada tawaran untuk menjadi pengisi acara pensi di salah satu sekolah, " ujarnya. 

Dilanjutkan Imam, kedepannya ia belum tertarik untuk kembali menciptakan lagu dengan lirik unik.  Ia mengaku ingin kembali menyanyikan lagu-lagu religi saja. 

" Karena dari dulu Imam tergabung di grup hadroh An-Nahla dan alhamdulillah tim ini pernah menjadi juara 1 hadroh Aksioma tingkat nasional di Yogyakarta.  Sepertinya saya ingin fokus disini saja, " tutupnya. 

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help