Berita Palembang

Info Lalulintas Simpang Polda : Laju Kendaraan Tersendat oleh Genangan Air Setinggi Betis

Semula air tergenang sebatas mata kaki, namun semakin lama air kian meninggi sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat

Info Lalulintas Simpang Polda : Laju Kendaraan Tersendat oleh Genangan Air Setinggi Betis
Tribun Sumsel/ Euis Ratna Sari
Laju kendaraan di Simpang Polda tersendat akibat genangan air yang cukup tinggi, Jumat (12/10/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah diguyur hujan sekitar satu setengah jam, beberapa wilayah di Kota Palembang tergenang air. Misalnya saja Simpang Polda arah ke Basuki Rahmat langsung tergenang air.

Air menggenang tepat di pinggir jalan, depan ruko dan sebuah rumah makan di kawasan tersebut setinggi 30 cm.

Semula air tergenang hanya pada batas menutupi mata kaki, namun semakin lama air kian meninggi sehingga menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat.

Ini dibenarkan oleh seorang pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan tersebut.

Baca: 2 Driver Online di Palembang Berkelahi Rebutan Orderan, Rahman Dipukul Sampai Babak Belur

Baca: Cerita Orang Dekat Gus Dur, Presiden Indonesia ke-4 tak Pernah Punya Uang dan tak Ada Dompet

Salim mengatakan, semakin tinggi genangan air di kawasan itu padahal sudah lebih dari 3 jam hujan reda.

Menurutnya, aliran air dari selokan yang berada di depan ruko mampet sehingga air yang tergenang sulit mengalir.

Ditambah lagi kolam retensi yang berada dekat jembatan fly over simpang polda tidak berfungsi dengan baik, mengakibatkan air mengalir kearah titik tersebut.

Baca: Warga Sedih Ketahui Satria Remaja 15 Tahun Tewas Ditembak Saat Gagalkan Aksi Pencurian di Baturaja

Baca: Cara Mudah Mengatasi Gadget Smartphone (HP) Terendam Air dan Terciprat Air

"Hitung saja dari jam setengah 12 tadi sampe sekarang setengah 3 malah makin naik airnya. Mungkin itu kan air ngalir dari penampungan kolam yang sebelah sana itu udah tidak nampung lagi, jadi airnya ngalir kesini", ujar Salim.

Nampak juga air yang mengalir ke dalam selokan tersumbat, dan semakin meninggi. Padahal menurut Salim, Dinas Kebersihan Kota sudah sering mengangkut sampah di kawasan tersebut.

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help