Fadli Zon : Kondisi Peternak Ayam Sangat Mengkhawatirkan, Secara Panjang Berujung Luluh Lantak Telur

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan bahayanya jangka panjang tentang peternak ayam dan telur saat ini

Fadli Zon : Kondisi Peternak Ayam Sangat Mengkhawatirkan, Secara Panjang Berujung Luluh Lantak Telur
Kompas.com
Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Fadli Zon. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan bahayanya jangka panjang tentang peternak ayam dan telur saat ini.

Melalui akun twitternya, Fadli mencuitkan permasalahan serta mahalnya harga pakan saat ini yang tidak terjangkau oleh peternak.

Baca: Cerita Orang Dekat Gus Dur, Presiden Indonesia ke-4 tak Pernah Punya Uang dan tak Ada Dompet

Dikutip dari akun twitternya @fadlizon

1) Sudah hampir tiga bulan, peternak ayam (terutama peternak ayam petelur) mengalami krisis pakan jagung. Selain ketersediaannya yang nyaris sulit ditemukan dipasaran, harga jagung juga melambung tinggi tak terjangkau. @hkti

2) Kondisi para peternak sudah sangat mengkhawatirkan dan sangat berbahaya dampaknya secara jangka panjang. @hkti

Baca: Suami Ini Pergoki Istrinya Selingkuh Lewat Google Maps, Ini Deretan Momen yang Diungkap Google Maps

3) Harga jagung sudah menyentuh harga Rp5.000-Rp5.300 per kg, padahal harga acuan ditingkat petani Rp3.150 per kg dan ditingkat konsumen Rp. 4.000 per kg. Dengan harga tsb, pasokan jagung juga minim. Padahal komponen utama pakan ayam petelur adlh jagung. @hkti

4) Dari informasi di lapangan, bbrp sentra pertanian jagung di Jawa Timur mmg sdg panen, seperti di Tuban, Nganjuk, dan Trenggalek. Namun hasil panen tsb tak dapat dirasakan para peternak ayam petelur di Blitar dan sekitarnya krn sudah diserap feed mill. @hkti

5) Jadi hasil panen langsung diambil feed mill krn sebelumnya sudah ada kontrak pembelian dgn petani. Para peternak ayam petelur rakyat yg juga kemampuan (secara kuantitas dan keuangan) membeli jagung kecil, tdk kebagian. @hkti

6) Jadi betul ada panen jagung di sentra pertanian jagung tapi para peternak ayam petelur rakyat tidak kebagian. Kondisi ini diperparah dgn harga telur yg anjlok dibawah harga acuan yg ditetapkan pemerintah. @hkti

7) Informasi dan laporan yg diterima @hkti per 9 Oktober 2018, harga telur di sentra peternakan ayam petelur rakyat di Blitar sebesar Rp.16.000-Rp.16.300 per kg. Harga ini jauh dibawah harga acuan farm gate Rp.18.000-Rp.20.000 sbgmna hasil revisi harga yg ditetapkan Kemendag.

Halaman
123
Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help