Pengakuan Indro Warkop : Malu Banget, Merokok Adalah Kebodohan Terbesar Hidup Saya

Asap rokok juga sering menjadi teman paru-paru dan kerongkongannya. Hingga akhirnya, Indro menemukan mukzizat pada sembilan tahun lalu

Pengakuan Indro Warkop : Malu Banget, Merokok Adalah Kebodohan Terbesar Hidup Saya
Instagram/@indrowarkop_asli
Indro Warkop dan keluarga sewaktu merayakan ulang tahun istrinya, Nita Octobijanthy yang tengah berbaring karena mengidap kanker paru, Senin (8/10/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA-Lima bungkus rokok dalam sehari selama 30 tahun? Tak terbayang bagaimana dampak yang dihasilkan oleh racun-racun dalam rokok itu.

Rokok, sebuah kenikmatan yang secara perlahan menggerogoti tubuh manusia.

Tapi kenikmatan inilah yang sempat dirasakan oleh Indro Warkop DKI.

Sejak usia 11 tahun, rasa tembakau dalam rokok sudah akrab dengan indra pengecapnya.

Asap rokok juga sering menjadi teman paru-paru dan kerongkongannya. Hingga akhirnya, dia menemukan mukzizat pada sembilan tahun lalu.

Baca: ASN Perempuan Pemkot Palembang Keracunan Asap Rokok karena Banyak Pria Merokok di Ruang Kerja

Baca: ASN Perempuan Pemkot Palembang Keracunan Asap Rokok karena Banyak Pria Merokok di Ruang Kerja

"Saat itu saya melihat anak saya yang paling kecil bermain rokok-rokokan. Saya langsung berpikir, jangan-jangan anak saya nantinya merokok nih. Jadi takut, soalnya meski saya suka merokok, saya tidak suka melihat orang merokok," ujarnya saat di temui di Wisma Nusantara, Jumat (30/5/2018).

Menurut Indro, merokok sama saja artinya dengan membakar uang.  Dulu, Indro dapat menghabiskan lima bungkus rokok dalam sehari.

Jika sedang syuting jumlah rokok yang diisapnya bisa betambah banyak. Kebiasaan buruk ini didapat dari mencontoh sepupu dan teman-temannya.

"Sebenarnya saya malu banget. Merokok adalah kebodohan terbesar dalam hidup saya. Inilah contoh yang tidak baik, saya merokok sejak umur 11 tahun lho. Padahal orang tua saya tidak merokok, saya lihat dari sepupu. Apalagi dari kecil saya mainnya sama orang-orang dewasa," tuturnya.

Baca: Istri Indro Warkop Meninggal - Ini Alasan Ada Perokok yang Lolos dari Kanker Paru-paru

Baca: Herman Deru : Perbaikan Jalan Provinsi di OKI Jadi Fokus Tahun Pertama Jabat Gubernur Sumsel

Setelah berhenti merokok, Indro merasa lebih bugar. Perubahan yang paling terasa adalah pulihnya sensitifitas indra pengecapnya.

Kepulihan indra pengecapnya juga berpengaruh pada peningkatan kualitas sex dalam kehidupannya.

Oleh karena itu, dalam peringatan Hari Tembakau Sedunia ini dia ingin berbagi cerita dengan masyarakat Indonesia.

Apalagi saat ini pecandu rokok tidak perlu lagi merasakan sakitnya sakau dalam proses berhenti merokok.

"Sekarang kan sudah ada obat. Saya dulu sampai sakit lho untuk berhenti merokok," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di https://nasional.kompas.com/read/2008/05/30/17264745/indro.warkop.merokok.kebodohan.terbesar.saya.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help