Wisata dan Kuliner Palembang

Pempek Kuliner Nomor Satu di Indonesia, Kalahkan Bakpia Jogja, Lumpia Semarang serta Bika Medan

Mendagri Tjahjo Kumolo mengapresiasi keberhasilan Walikota Palembang Harnojoyo menjadikan pempek sebagai kuliner khas nomor satu di Indonesia

Pempek Kuliner Nomor Satu di Indonesia, Kalahkan Bakpia Jogja, Lumpia Semarang serta Bika Medan
Humas Pemkot Palembang
Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo mengapresiasi keberhasilan Walikota Palembang H Harnojoyo dalam menjadikan pempek sebagai kuliner khas nomor satu di Indonesia. Menurutnya pempek telah menjadi kuliner khas lokal Palembang yang unggul secara kuantitas dari daerah lain. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo mengapresiasi keberhasilan Walikota Palembang H Harnojoyo dalam menjadikan pempek sebagai kuliner khas nomor satu di Indonesia.

Menurut Mendagri, pempek telah menjadi kuliner khas lokal Palembang yang unggul secara kuantitas dari daerah lain.

"Walikota Palembang itu sungguh luar biasa karena mampu menjadikan kuliner khas Palembang menjadi nomor satu secara nasional. Dalam sehari pempek bisa mencapai 7 ton itu luar biasa. Nomor 2 adalah Jogja dengan bakpianya, selanjutnya Semarang dengan wingko dan lumpianya, lalu Medan dengan bika dan lainnya," ujar Tjahjo pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Camat Regional II di Palembang, Kamis (11/10/2018).

Baca: Usianya Baru 1 Tahun, Cucu Siti Nurhaliza Sudah Raih Penghargaan Bergengsi, Ini 5 Potret Lucunya

Baca: Punya Paspor Indonesia, WNI Saat Berkunjung ke 73 Negara ini Bebas Visa

Lebih lanjut diungkapkannya, Rakornas Camat tersebut bertujuan untuk membahas peran strategis kecamatan. Menurutnya, Camat memiliki peran penting yang strategis dalam melaksanakan pemerintahan.

"Bila Walikota dan Bupati mengerti, harus ada pos tertentu untuk mengoptimalkan peran camat. Sebab camat ini merupakan perangkat daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, camat sebagai perangkat daerah harus meningkatkan fungsinya sebagai pelimpahan wewenang kepala daerah dalam pelayanan publik serta penyerapan aspirasi. Oleh karena itu perlu adanya perhatian khusus bagi para camat.

Pada kesempatan itu Tjahjo mengingatkan tentang adanya empat tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia yaitu radikalisme dan terorisme, narkoba, korupsi, serta masalah sosial. Untuk itu dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengatasinya.

Baca: Volume Sampah Terus Naik, Luas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Tersisa 4 Hektare Lagi

Baca: Dr Sunda Ariana, Putri Kedua Prof Bochari Rachman Jabat Rektor Universitas Bina Darma (UBD)

Sementara itu Walikota Palembang H Harnojoyo menyambut baik digelarnya Rakornas Camat regional II di Palembang. Dirinya berharap Rakornas mendapatkan rumusan yang baik terutama tentang pelimpahan wewenang kepala daerah ke kecamatan.

Menurutnya, kegiatan di tingkat nasional dan internasional akan membawa dampak positif secara ekonomi. "Kita berharap peserta Rakornas dapat berbelanja di Palembang, dan membawa pulang pempek serta produk khas Palembang lainnya sebagai oleh-oleh," pungkasnya.

Rakornas Camat Regional II digelar 10 hingga 12 Oktober dengan tema "Penguatan Penyelenggaraan Pemerintahan di Wilayah Kecamatan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Kecamatan". Rakornas diikuti sekitar 700 camat dari wilayah Sumatera, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Baca: Selain Brigjen Mallaby, Ini Satu Nama Perwira Inggris yang Tewas dalam Pertempuran 10 November

Baca: Pol PP Segel Pabrik Air Mineral ARPA yang 70 Persen Sahamnya Milik Pemkot Pagaralam

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved