Berita Lubuklinggau

Tekan Kebocoran Pajak, KPK Wajibkan Hotel dan Restoran di Lubuklinggau Pasang Tapping Box

Pemasangan Tapping Box tersebut akan dilakukan oleh KPK sebagai bentuk mendukung transparasi pembayaran pajak oleh wajib pajak di Lubuklinggau

Tekan Kebocoran Pajak, KPK Wajibkan Hotel dan Restoran di Lubuklinggau Pasang Tapping Box
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kasatgas Koordinasi dan Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korwil II KPK, Adlinsyah M Nasution bersawa Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe dan Wakil Wali Kota Lubuklinggau Sulaiman Kohar. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU-Semua hotel, restoran, dan di Kota Lubuklinggau rencananya akan dipasangi alat perekam transaksi Tapping box.

Pemasangan Tapping Box tersebut akan dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk mendukung transparasi pembayaran pajak oleh wajib pajak (WP) Kota Lubuklinggau yang selama ini mengalami kebocoran.

Kasatgas Koordinasi dan Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korwil II KPK, Adlinsyah M Nasution mengatakan hal itu untuk melakukan pendampingan pencegahan korupsi kepada Pemkot Lubuklinggau.

Baca: Harga BBM Premium Naik 7 Persen Mulai Pukul 18.00, Jadi Rp 6.900/Liter di Luar Jawa Madura Bali

Baca: Liga 2, Cristian El Loco Gonzales Tua-tua Keladi, Cetak 2 gol Antarkan PSS Sleman Bantai PSIM 4-0

"Kemudian KPK mendorong untuk melaksanakan pemasangan alat Tapping Box tujuannya sebagai antisipasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkapnya saat konferensi Pers dengan awak media, Rabu (10/10/2018).

Hal ini menindak lanjuti dari penandatanganan fakta integritas yang dilakukan di Griya Agung oleh beberapa kepala daerah beberapa waktu lalu, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat.

Tahap pertama rencaanya hotel dan restoran di Kota Lubuklinggau akan dipasang alat Tapping Box sebanyak 150 unit, setelah itu akan dilakukan pengawasan oleh Dispenda setempat.

Baca: Polres Prabumulih Bekuk Spesialis Pencurian Pecah Kaca Puluhan Mobil Nasabah Bank

Baca: Saat Jadi Presiden, Soeharto Ramal Kondisi Indonesia pada Abad 21, Pengamat : Ramalannya Benar

"Untuk alatnya nanti kita minta Bank Sumsel yang menyiapkan, disana semua transaksi terekam dalam itungan menit, apa yang kita makan semuanya terekam," terangnya.

Intinya kata Chiko pemasangan Tapping Box ini untuk mengatasi kekurangan anggaran yang terjadi di Kota Lubuklinggau karena kebocoran, atau istilahnya optimalisasi setiap hotel dan restoran.

Sementara Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Sohe mengatakan jika selama ini baru lima usaha yang diterapkan onlenisasi, sementara yang lainnya baru tahap sosialisasi.

Baca: Sekolah Jurnalistik Desa (SJD) Rekrut Pemuda Pemudi Terbaik Desa di Kabupaten Ogan Ilir (OI)

Baca: 4 November, Band Armada Hibur Kegiatan Festival Pesona Lokal Adira di BKB

"Sehingga ini sangat penting, kebocoran pajak selama ini selalu jadi permasalahan, karena selama ini anggaran pembangunan Kota Lubuklinggau cukup besar, ternyata kita bersyukur ini sudah dipikirkan KPK," ungkapnya.

Menurut Nanan apabila hanya untuk mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK), pembangunan tidak bisa terlaksana, karena semua sudah ada porsinya masing-masing.

"Itulah kita beraharap dengan meningkatnya PAD bisa untuk menutupi pembangunan yang kurang, kemudian baru untuk pegawai sebagai upah pungut," ucapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved