Berita Prabumulih

Polres Prabumulih Bekuk Spesialis Pencurian Pecah Kaca Puluhan Mobil Nasabah Bank

Dua dari empat pelaku pencurian dengan pemberatan modus pecah kaca mobil nasabah bank berhasil diringkus Polres Prabumulih

Polres Prabumulih Bekuk Spesialis Pencurian Pecah Kaca Puluhan Mobil Nasabah Bank
Tribun Sumsel/ Edison
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH bersama jajaran menggelar jumpa pers tangkapan pelaku curat pecah kaca mobil nasabah bank dengan modus gembos ban di aula Polres Prabumulih, Rabu (10/10/2018). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Dua dari empat pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) lintas pulau di Indonesia modus pecah kaca mobil nasabah bank, berhasil diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 01.00.

Dua pelaku yakni Egal bin Nurdin (45) warga Perumahan Permata tepatnya di belakang rumah makan pagi sore Kabupaten Ogan ilir dan Saldi Nopi Bin Saleh (39) warga Jalan Mayor Ruslan RT 01 RW 04 Kecamatan Air Lintang Kabupaten Muaraenim. Sementara dua pelaku lain inisial DO dan DE masih dalam pengejaran petugas.

Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor shogun merah, uang sejumlah Rp 4,5 juta, 1 lembar baju hitam, 1 buah tas selempang hitam, 1 lembar celana pendek biru, 1 buah helm hitam putih dan sepasang sandal.

Baca: Saat Jadi Presiden, Soeharto Ramal Kondisi Indonesia pada Abad 21, Pengamat : Ramalannya Benar

Baca: Hargai Jasa Ferry Rotinsulu untuk SFC, Dodi Reza dan Muddai Madang Sumbang Rp 10 Juta

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, diringkusnya dua pelaku tersebut berawal dari laporan Hendri Arwan (39) warga Dusun IV Desa Dalam Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim.

Dalam laporan polisi dengan nomor LP/B-63/X/2018/Sumsel/ Pbm/Sek Pbm Barat, Hendri Arwan mengaku kejadian pada Senin (8/10/2018) sekitar pukul 14.30 dirinya mengambil uang Rp 75 juta di Bank Mandiri komplek Pertamina dengan mengendarai mobil.

Lalu korban mengirim uang Rp 25 juta di BRI depan disdik, kemudian Rp 50 juta disimpan korban di bawah jok dengan bungkus plastik hitam.

Setelah selesai korban hendak membeli handphone dan memarkirkan mobilnya di depan toko kain bollywod samping bank BCA Jalan Jenderal Sudirman kota Prabumulih.

Baca: 4 November, Band Armada Hibur Kegiatan Festival Pesona Lokal Adira di BKB

Baca: Perjalanan Hidup Reza Artamevia, dari Perceraian Hingga Ditipu Ritual Asfat Gatot Brajamusti

Lalu ada tukang parkir memberitahu ban mobil belakang sebelah kiri pecah, melihat itu korban langsung membongkar ban dan mengganti dengan ban serap lalu setelah korban mengecek uang di bawah jok ternyata sudah hilang.

Mendapat laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku Saldi Nopi di muaraenim.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help