Berita Lahat

Petani di Lahat Punya Cara Jitu Tangkal Hama, Sawah Sekarang Bebas Kepik, Pianggang dan Serangga

Program ini mulai ditetapkan petani padi di Lahat, salah satunya oleh Kelompok Pertanian (Poktan) Sepakat 1, Desa Tanjung Payang

Petani di Lahat Punya Cara Jitu Tangkal Hama,  Sawah Sekarang Bebas Kepik, Pianggang dan Serangga
Sripo/ Ehdi Amin
Panen Padi di Desa Tanjung Payang, Lahat setelah penerapan program padi sehat, Rabu (10/10/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Agar hasil panen padi petani memuaskan, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) Lahat. Diantaranya penerapan program padi sehat.

Program ini mulai ditetapkan petani padi di Lahat, salah satunya oleh Kelompok Pertanian (Poktan) Sepakat 1, Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat.

Di lahan seluas 25 ha, diterapkan penanaman sistem jajar legowo, pupuk organik dan lainnya. Selain itu juga penerapan tanaman refugia sebagai penangkal hama.

Baca: Mulan Jameela Tak Sengaja Perlihatkan Isi Rumahnya Saat Posting Foto, 2 Hal ini jadi Sorotan

Baca: Sedang Naik Daun, Tawaran Syuting Terus Berdatangan, Artis-artis ini Akhirnya Dirawat di rumah Sakit

Hal tersebut seperti dikatakan Kepala Dinas Pertanian Lahat, Agustia Budiman melalui Kabid Tanaman Pangan Firdaus ST.

Diterangkanya, tanaman refugia ini selain mempercantik sawah juga sebagai pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

"Di daerah lain di Sumsel sudah diterapkan. Saat ini coba di Poktan Sepakat 1 Desa Tanjung Payang," ungkap Firdaus, Rabu (10/10/2018), saat panen perdana progam Padi Sehat di Desa Tanjung Payang.

Beragam tanaman refugia seperti bunga Matahari, Tapak Dara, Tanaman Kenikir, dan Bunga Kertas, ditanam.

Baca: Bocah asal Sekayu Tenggelam di Sungai Musi, Basarnas Temukan Jasadnya Mengapung 15 Jam Kemudian

Baca: Pelapor Kasus Korupsi Dihadiahi Rp 200 Juta, Ini Cara Penghitungannya Serta Alasan Presiden Jokowi

Adanya tanaman refugia, menjadi mikrohabitat OPT dan predator alami. "Istilahnya OPT padi dibasmi oleh predator alami yang datang ke sawah," ungkapnya.

Sementara program Padi Sehat yang dilaksanakan hasilnya cukup baik. OPT yang ada kini berkurang.

Tambadin (43), petani yang sawahnya mulai ditanami tanaman refugia mengaku memang ada pengaruh. Kepik, pianggang dan serangga penggangu jadi berkurang mengganggu tanaman padi

"Karena dengan adanya bunga - bunga ini, banyak tawon, lebah dan kumbang yang hinggap. Mungkin hama tadi dibunuhnya," ujar Tambadin.

Kedepan dirinya bakal memperbanyak tanaman refugia di pinggiran sawah. Selain mempercantik, juga mengurangi hama.

Sementara untuk panen bulan ini cukup lumayan. "Memang untuk kendala hama dan pupuk tidak berpengaruh. Tapi musim kemarau air tak terlalu banyak. Walau sawah irigasi, air kan dari sungai dan saat ini sungai lematang surut,"ujarnya. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help