CPNS 2018

Peluang Jadi PNS di Baturaja Terbuka Lebar Jalur Honorer, Sampai Kemarin Baru 15 yang Daftar

Artinya masih ada waktu beberapa hari lagi untuk melakukan pendaftaran. Untuk kuota CPNS OKU kata Lubis sebanyak, 225 formasi

Peluang Jadi PNS di Baturaja Terbuka Lebar Jalur Honorer, Sampai Kemarin Baru 15 yang Daftar
Tribunnews.com
CPNS 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Sampai, Selasa (9/10) kemarin, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mencatat ada kurang lebih 3000 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Dari jumlah tersebut ada 15 pelamar CPNS jalur Honorer Kategori 2 (K2)

Hal ini ditegaskan, Kepala BKSDM, Kab OKU Mirdaili melalui Sekretaris BKSDM OKU, Burhanudin Lubis saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Rabu (10/10/2018).

Baca: Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Hanya 2 Daerah ini yang Masih Harga Lama

Lubis menjelaskan, jadwal pendaftaran diperpanjang sampai 15 Oktober mendatang.

Artinya masih ada waktu beberapa hari lagi untuk melakukan pendaftaran. Untuk kuota CPNS OKU kata Lubis sebanyak, 225 formasi.

Baca: Dituding Drama Mengaku Sakit, Kebohongan Ayu Ting Ting Terbongkar?

Rincian 148 tenaga Pendidik atau guru. 51 formasi Kesehatan, 9 teknis dan 17 formasi khusus Honorer K2.

Disinggung jumlah Honores K2 di Kab OKU, kata Lubis ada 509 orang.

Namun yang mendaftar sebanyak 15 orang.

Ia menjelaskan belum tahu persis apa penyebab Honorer K2 sedikit yang mendaftar.

Namun satu diantaranya dikarenakan karena syarat usia maksimal 35 tahun.

"Yang jelas di OKU, Honorer K2 di Kab OKU usianya banyak di atas 35 tahun. Untuk jumlahnya saya tidak hapal. Inilah salah satu kendala banyak Honorer K2 OKu banyak yang tidak mendaftar," jelasnya.

Terkait usia pendaftar CPNS maksimal 35 tahun kata Lubis memang hal itu sesuai aturan. Untuk pendaftaran di atas usia 35 tahun memang belum ada aturanya.

Sementara saat ditanya langkah ke depan terhadap K2 yang usia di atas 35 tahun kata Lubis mereka masih menunggu aturan.

Apakah akan menjadi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (P3K) atau tidak.

"Mengapa demikian sebab untuk penerimaan P3K di Kab OKU juga belum ada," jelasnya.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved