Berita Palembang

Ide-id, Komunitas Relawan Mengajar Bahasa Inggris dan Mengaji Anak-anak Kurang Mampu di Palembang

Meskipun banyak melakukan kegiatan sosial, sejatinya ide-id lebih mengedepankan uluran tangan dalam dunia pendidikan

Ide-id, Komunitas Relawan Mengajar Bahasa Inggris dan Mengaji Anak-anak Kurang Mampu di Palembang
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Suasana kegiatan belajar mengajar yang diadakan oleh 'ide-id' yang mengajar ilmu bahasa Inggris dan ilmu mengaji pada anak-anak 

TRIBUNSUMSEL. COM, PALEMBANG - Berawal dari rasa kepedulian lebih pada sesama, menjadi dasar dari terbentuknya ide-id (inspirasi dedukasi edukasi Indonesia).

Ide-id sendiri merupakan kegiatan yang digagas oleh beberapa orang yang memang sudah memiliki kepedulian lebih pada orang yang membutuhkan.

Untuk itu pada Februari. 2017 ide-id diresmikan.

"Sebelumnya, kami menamakan kegiatan ini Inspiration (Indonesian society Pioneer of real action), namun saat ini sudah berganti nama karena sedang dalam proses menjadi sebuah yayasan," ujar Founder ide-id Okky Veronica Chyntia Pratiwi saat ditemui tribunsumsel.com, Selasa (10/10/2018).

Baca: Perluas Layanan, Peserta Asuransi Ini Bisa Nikmati Fasilitas di RSUD Besemah Pagaralam

Baca: Bulan Safar 1440 Hijriyah, 7 Amalan Sesuai Anjuran Rasulullah SAW, Datangkan Pahala Berkali Lipat

Meskipun banyak melakukan kegiatan sosial, sejatinya ide-id lebih mengedepankan uluran tangan dalam dunia pendidikan, terutama di bidang Bahasa Inggris dan ilmu mengaji.

"Kami memiliki rutinitas mingguan yaitu mengajar anak-anak preman dan orang tidak, membangun rumah inspirasi di daerah Talang Jambe dan orang-orang disabilitas di Panti Sosial Bina Daksa Budi Perkasa, " jelas Okky, panggilan akrabnya.

Tak hanya mengajar, Okky mengatakan, pada anak-anak, tujuan dari kegiatan ini karena ide-id ingin memberikan pengetahuan sekaligus kesadaran pada ilmu akhlak guna membentuk karakter dan pribadi yang baik nantinya.

"Sementara pada orang-orang disabilitas, kami juga berusaha memotivasi keyakinan dan semangat kepercayaan dirinya. Karena disini juga ada bagian curhat, jadi segala 'unek-unek' di hati mereka bisa tersampaikan, karena kami siap mendengarkannya, " tutur Okky.

Baca: Bawaslu Ogan Ilir Sediakan Posko Pengaduan DPT di Terminal Tanjung Raja dan Sekolah-sekolah

Baca: Punya Aksen Huruf M di Telapak Tangan? Ternyata Kamu Beruntung, Cek Artinya

Okky mengatakan, dalam ide-id tak hanya sekadar kegiatan belajar mengajar ke orang yang menjadi target kegiatan sosial. Namun, bagi para relawan sendiri sejumlah ilmu bermanfaat pun bisa didapatkan.

"Karena kami sangat sering bertukar ilmu satu sama lain. Contohnya ada kelas TOEFL dan conversation di Ide-id, orang yang mengajarnya relawan kami dan yang belajarnya juga relawan kami. Jadi selain bisa mendapat pahala karena melakukan kegiatan sosial, juga bisa mendapat ilmu yang bermanfaat, " paparnya.

Dilanjutkan Okky, jumlah anggota yang aktif ada 58 orang.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help