Berita Muba

Bocah asal Sekayu Tenggelam di Sungai Musi, Basarnas Temukan Jasadnya Mengapung 15 Jam Kemudian

Setelah tenggelam hampir kurang lebih 15 jam di aliran Sungai Musi, Marendra bin Mahmud (10) akhirnya ditemukan, Rabu (10/10/2018)

Bocah asal Sekayu Tenggelam di Sungai Musi, Basarnas Temukan Jasadnya Mengapung 15 Jam Kemudian
Sripo/ Fajeri
Tim Basarnas Palembang dan BPBD Muba pada saat membawa jasad Marendra ke rumah duka 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Setelah tenggelam hampir kurang lebih 15 jam di aliran Sungai Musi, bocah kelas V SDN 10 Sekayu yakni Marendra bin Mahmud (10) akhirnya ditemukan, Rabu (10/10/2018), sekitar pukul 06.45.

Marendra ditemukan tidak jauh dari lokasi ia tenggelam. Diketahui korban tenggelam di Sungai Musi setelah mandi bersama temannya, Selasa (9/10/18) sekitar pukul 15.00 WIB.

Putra dari Mahmud Riyad yang merupakan warga Jalan Sekayu-Sukarami, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu ini pergi bersama teman-temannya untuk mandi di Sungai Musi.

Baca: Gara-gara Sabuk Juara, Presiden UFC Selamat dari Amukan Khabib Nurmagomedov, Ini Penjelasannya

Baca: Indra Sjafri Tetapkan 23 Nama Pemain TImnas Indonesia di Piala Asia U-19, Pemain Persib Lakoni Debut

Marendra saat itu awalnya hanya berada di pinggir sungai dan papan kayu.

Ia menonton temannya berenang di air sungai yang saat itu sedang surut.

Dugaan sementara saat itu Marendra terjatuh, lalu tenggelam dikarenakan tidak bisa berenang.

Teman yang melihat berteriak dan ada yang berlari ke rumah dan memberitahukan Marendra tenggelam di sungai.

Baca: Pelapor Kasus Korupsi Dihadiahi Rp 200 Juta, Ini Cara Penghitungannya Serta Alasan Presiden Jokowi

Baca: Istri Indro Warkop Meninggal Dunia, Anak Tulis Curhatan Sungguh Menyayat Hati

Kepala BPBD Muba Haryadi Karim, mengungkapkan pihaknya telah menerjumkan tim dibantu Basarnas Palembang, Tagana Muba melakukan penyisiran terhadap korban.

Pencarian difokuskan pada daerah tempat korban tenggalam, namun pencarian belum membuahkan hasil sampai pukul 18.00 WIB.

“Pencarian kembali dilanjutkan, pada saat tim hendak turun melakukan penyisiran jasad korban telah mengapung dengan sendirinya sekitar pukul 06.45 WIB."

"Warga yang turut melakukan pencarian langsung membawa jasad korban ke pinggir sungai, tim langsung membawa jasad korban menuju rumah duka untuk langsung di kebumikan,”ungkapnya. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved