Caleg 2019

Nyalon DPD, Ketua DPRD OKI Yusuf Mekki Jawab Santai, Desakan Mundur dan Tinggalkan Fasilitas Negara

Ketua DPRD OKI, Yusuf Mekki menanggapi santai adanya desakan ia harus mundur daru jabatan ketua

Nyalon DPD, Ketua DPRD OKI Yusuf Mekki Jawab Santai, Desakan Mundur dan Tinggalkan Fasilitas Negara
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Ketua DPRD Ogan Komering Ilir (OKI) yang merupakan politisi PDI Perjuangan HM Yusuf Mekki, dipastikan maju sebagai calon "Senator" DPD RI periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumse 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua DPRD OKI, Yusuf Mekki menanggapi santai adanya desakan ia harus mundur daru jabatan ketua.

Menurutnya, adanya desakan menanggalkan fasilitas negara ulah oknum yang tak senang melihat dirinya menjabat.

Baca: Beberapa Hari Ini Palembang Mulai Diguyur Hujan, BMKG Sebut Oktober Masih Kemarau

"Yang jelas, ini ada yang berkepentingan dan kita sudah tahu. Yang pasti kita siap mengikuti aturan yang ada saja," kata Yusuf Mekki, Senin (8/10/2018).

Baca: Sriwijaya FC Terancam Denda Karena Ketidaktahuan Gubernur Sumsel, Ini Klarifikasi Herman Deru

Menurut Yusuf Mekki, dirinya selama ini sudah mengikuti aturan yang ada, dan tidak ada yang dilanggar dalam pencalonan dirinya sebagai anggota DPD RI, meskipun saat ini menjabat ketua DPRD OKI.

"Aturan, jelas- jelas kalau bukan pengurus partai tidak masalah, kecuali masih pengurus partai. Saya bukan lagi pengurus partai dan KPU lebih paham, apalagi sebelum DCT," tandasnya, seraya dirinya tidak lagi menjadi pengurus partai sejak ketua DPC tidak lagi diembannya, namun dirinya tetaplah kader PDIP.

Ditambahkan adik kandung mantan calon Gubernur Sumsel Ishak Mekki ini, dirinya maju sebagai calon senator sudah diketahui dan diizinkan partainnya.

Baca: Semasa SMP, Atiqah Hasiholan Sempat Dipaksa Ratna Sarumpaet Lakukan ini Hingga Bibir Bengkak

Sehingga ia menganggap tidak ada masalah soal statusnya ketua DPRD.

"Yang jelas, saya tidak ada masalah, kalau partai memutuskan, dan ada SK dari pusat," ucapnya.

Komisioner KPU Sumsel Liza Lizuarni menegaskan, tidak ada aturan yang menyatakan anggota DPR/DPRD harus mundur atau berhenti, jika maju sebagai calon DPD RI, melainkan dia hanya mundur sebagai pengurus partai.

"Tidak ada, yang ada keputusan dari MK (Mahkamah Konstitusi), bahwa calon anggota DPD RI, harus mundur sebagai pengurus parpol," ucapnya.

Dilanjutkan Liza, soal masalah yang bersangkutan masih duduk di DPRD, itu semua kewenangan partai. Namun dalam aturan, sudah jelas hanya tidak boleh pengurus partai.

"Soal ketua DPRD OKI, itu kewenangan partai dan yang pasti pak Yusuf Mekki, sudah bukan pengurus partai lagi," tutur Liza.

Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat dan tokoh pemuda OKI meminta agar Yusuf Mekki segera menanggalkan fasilitas negara yang masih dipergunakannya, sementara nama yang bersangkutan telah diumumkan dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPD RI periode 2019-2024, walaupun dalam PKPU dan Undang - Undang Pemilu, calon anggota DPD RI tidak secara jelas diatur bahwa harus mengundurkan diri dari jabatan.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help