Berita Video

VIDEO : Ngobrol Era Milenial, Kisah Moly Bloger Palembang, Fisik Terbatas Berkarya Tanpa Batas

Firsty Ukhty Molyndi tidak melewatkan kesempatannya untuk menjadikan media Blog sebagai ruang bebasnya untuk berkreatifitas lewat tulisan.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ditengah peradaban era milenial yang bersahabat dengan kemajuan teknologi, memang tidak boleh dilewatkan bagi generasi muda saat ini untuk terus berkembang dan mengasah potensi diri dalam penggunaannya.

Hal ini menjadi peluang besar bagi gadis kelahiran Palembang 15 Juli 1992 ini, untuk mengasah kemampuan menulisnya.

Menjadi seorang milenial yang tumbuh di tengah pesatnya kemajuan teknologi, Firsty Ukhty Molyndi atau yang akrab disapa Moly tidak melewatkan kesempatannya untuk menjadikan media Blog sebagai ruang bebasnya untuk berkreatifitas lewat tulisan.

Bagi Moly, Blog menjadi wadah terbaik untuk menumpahkan segala hal yang ia amati dari sudut pandang luasnya. Ini memang memudahkannya untuk dapat mengeksplorasi atau membuka diri, berkarya tanpa batas.

Meskipun memiliki keadaan fisik yang terbatas, Moly, tetap memantapkan langkahnya untuk menjadi seorang penulis Blog di Palembang. Tak pernah terbayangkan oleh Moly sebelumnya, bahwa kegemarannya itu menjadi ruang untuk menoreh prestasi.

Baca: UFC McGregor vs Khabib: Cuma Segini Bayaran Diterima Conor McGregor untuk Duel Lawan Khabib

Baca: Jadi Istri Presiden, Iriana Jokowi Akhirnya Blak-blakan Ngefans Banget sama Aktor Pria ini

Meski sulit untuk bicara dan berjalan, tak membuatnya merasa kehilangan semangat dan untuk terus berkarya lewat tulisan-tulisan yang ia tumpahkan dalam Blogg pribadinya.

Ia terus mengasah kemampuan menulisnya sejak kecil, beragam ide pemikiran sudah ia tuliskan di situs Blogg miliknya, www(dot)molzania(dot)com.

Beragam ajang kompetisi menulis pun ia ikuti, bahkan salah satu tulisannya pernah digarap menjadi sebuah film yang tayang di salah satu stasiun tv swasta Indonesia.

Anak sulung dari pasangan Ahmad Humaidi dan Erlin Hamidin ini sejak kecil, saat ia duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar, ia sudah mencintai hal-hal berbau teknologi seperti komputer.

Sejak itulah ia menggunakan komputer untuk kegiatan menulisnya.

Halaman
12
Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Abu Hurairah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved