Pilpres 2019

Jelang Penetapan Capres, Waketum Demokrat Bocorkan Kalau Jokowi Titip Salam Untuk SBY

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan berbincang dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/8/2018)

Jelang Penetapan Capres, Waketum Demokrat Bocorkan Kalau Jokowi Titip Salam Untuk SBY
(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Presiden RI Joko Widodo berjabat tangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan berbincang dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/8/2018).

Baca: Masih Ingat Robby Tumewu? Kena Stroke Hingga Lubangi Tenggorokannya

Perbincangan keduanya terjadi setelah Jokowi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2018-2023, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah.

Pantauan Kompas.com, Jokowi dan Syarief berbincang kurang dari 5 menit.

Baca: Sosok Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Prabowo, Menjadi Cagub Terkaya 2013, Segini Kekayaannya Saat Itu

Syarief mengungkapkan, dalam kesempatan itu Jokowi menitipkan salam untuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Ya prinsipnya beliau kirim salam buat Bapak ( SBY). Mudah-mudahan komunikasi semakin baik," kata Syarief.

SBY diundang pada acara pelantikan karena Partai Demokrat adalah salah satu pengusung Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi.

Namun, SBY tak bisa hadir sehingga diwakili Syarief Hasan.

"Hanya itu saja, bahwa ini kan terima kasih karena sudah datang mewakili SBY," ujar Syarief.

Syarief mengatakan, ia tak sempat membahas politik saat berbincang berdua dengan Jokowi.

Tak ada juga pembahasan mengenai pemberitaan Asia Sentinel yang menyebut SBY melakukan pencucian uang lewat Bank Century.

Pada Selasa (18/9/2018) kemarin, Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mempertanyakan peran Istana dalam pemberitaan Asia Sentinel itu.

Lewat akun Twitter-nya, Rachland mengunggah foto saat Jokowi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tengah bersama dengan Co-founder Asia Sentinel Lin Neumann.

"Enggak enggak, kami enggak bahas soal Itu. Terlalu singkat pembicaraannya," ucap Syarief.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bertemu Waketum Demokrat, Jokowi Titip Salam untuk SBY", https://nasional.kompas.com/read/2018/09/19/12191971/bertemu-waketum-demokrat-jokowi-titip-salam-untuk-sby. 

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved