Berita Palembang

Pejabat Paksa Parkir Trotoar di Pelantikan Kepala Daerah Minta Maaf, Ini Kata Kapolresta Palembang

Tak hanya itu saja, sang pejabat juga memaksa memarkirkan kendaraan warna silver yang dikendarainya parkir di trotoar jalan.

Pejabat Paksa Parkir Trotoar di Pelantikan Kepala Daerah Minta Maaf, Ini Kata Kapolresta Palembang
tribunsumsel.com/Sri Hidayatun
Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ada kejadian yang kurang mengenakan dan juga tidak patut di lakukan oleh seorang pejabat publik pada saat pelantikan kepada daerah serentak di Palembang Sport and Convention Center, Selasa (18/9/2018) pagi tadi.

Seorang yang mengaku kepala dinas dari Muaraenim memaksa masuk ke undangan VVIP.

Meski petugas yang bertugas dari Satlantas Polresta Palembang sudah menjelaskan, tetapi pejabat ini tetap saja memaksa masuk ke pintu undangan VVIP.

Baca: Kartu Identitas Anak Diberlakukan Serentak 2019, Ini Syarat dan Manfaat Pemilik KIA

Baca: Siswa Selalu Kesurupan Seminggu Terakhir, Sekolah di SMA Negeri Surulangun Diliburkan 3 Hari

Tak hanya itu saja, sang pejabat juga memaksa memarkirkan kendaraan warna silver yang dikendarainya parkir di trotoar jalan.

Sudah diperingatkan bila jalur ini merupakan untuk undangan VVIP, tetap saja sang pejabat enggan mendengarkan penjelasan polisi.

"Semua sama bapak, bila bapak ada undangan VVIP kami perlakukan sama. Bila bapak ada undangan VVIP, silakan masuk," ujar polisi yang menyebutkan namanya kepada sang pejabat.

Selain dijelaskan hanya untuk undangan VVIP dan mereka hanya menjalankan tugas, sang pejabat tetap bersikeras dengan kehendaknya. Mobil yang dibawanya masih diparkirnya di trotoar jalan.

Baca: Cantik, Muda, Rara Jadi Istri Kepala Daerah Termuda di Sumsel Siap Mengemban Tanggung Jawab

Baca: Pendaftaran CPSN Muba 2018-Peserta Mendaftar Satu instansi, Bisa Pilih instansi Daerah Mana Saja

"Jangan salahkan kami bila mobil bapak kami derek. Kami hanya menjalankan protokoler bapak. Kami hanya menjalankan tugas pengamanan di sini," ujar sang polisi.

Lagi-lagi, sang pejabat tetap bersikukuh enggan memindahkan mobilnya. Ia seperti mengancam sang polisi dan menantang sang polisi bila berani menderek mobil miliknya.

Adanya kejadian seorang yang mengaku pejabat dan tetap memaksa masuk ke dalam jalur VVIP saat pelantikan kepala daerah di PSCC Palembang, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Haribawono menjelaskan, seharusnya sebagai pejabat dapat memahami tugas anggota dilapangan yang bekerja sesuai tugas yang diberikan.

Baca: Mengaku Serba Mahal, Emak-emak Tanya Apa Pantas Makan Keong, Ini Jawaban Sandiaga

Baca: Puasa Tasua 9 Muharram-Asyura 10 Muharram, Rabu (19/9) dan Kamis (20/9), Ini Niat & Keutamaannya

Halaman
12
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help