Pilpres 2019

Mengaku Serba Mahal, Emak-emak Tanya Apa Pantas Makan Keong, Ini Jawaban Sandiaga

Calon wakil presiden Sandiaga Uno, mulai mengunjungi pelosok daerah sekaligus memperkenalkan diri sebagai peserta pada kontestasi

Mengaku Serba Mahal, Emak-emak Tanya Apa Pantas Makan Keong, Ini Jawaban Sandiaga
Twitter
Sandiaga Uno 

TRIBUNSUMSEL.COM - Calon wakil presiden Sandiaga Uno, mulai mengunjungi pelosok daerah sekaligus memperkenalkan diri sebagai peserta pada kontestasi pemilihan presiden 2019 mendatang.

Baca: Mat Solar Bicara Sambil Terbata di Depan Kamera: Saya Mohon Di Bukakan Pintu Maaf

Sandiaga yang berpasangan dengan Prabowo, mulai terjun ke daerah dengan beberapa agenda, diantaranya mengunjungi sejumlah pasar dan berdialog langsung dengan kaum perempuan atau emak-emak.

Baca: Asia Sentinel Sebut SBY Dibalik Pencucian Uang, Fahri Hamzah Salahkan KPK

Saat mengunjungi provinsi Sumatera Utara beberapa waktu lalu, Sandiaga juga melakukan interaksi dialog dengan komunitas emak-emak.

Baca: Pelajar Kelas 1 SMA di Palembang Ini Diperdaya Pacar, Dikasih Obat Tidur Kemudian Disetubuhi

Interaksi tersebut juga diunggah Sandi melalui akun twitternya.

Baca: Tarif Baru Tol Palindra Palembang-Indralaya, Kendaraan Golongan I Rp 20 Ribu, Berikut Daftarnya

Pada percakapan, Sandiaga yang mentautkan video berdurasi 0:51 detik tersebut tampak mendengar keluhan emak-emak di Medan.

Berikut kutipan dialog yang diunggah Sandiaga.

Wanita berjilbab biru: bang apa pantas kami makan keong, kami berharap bang bagaimana menyikapi yang mahal ini, karena pemberian suami tidak nambah,
nah sedangkan harga mahal, bagaimana solusi.

Sandiaga Uno: menurut saya emak emak itu kaum yang sangat jujur terhadap keadaan republik dan bangsa kita. Mereka utarakan apa adanya, kalau mereka itu anggap mahal yang jangan dikasih kirim statistik. Saya di pasar semuanya mengomentari seperti itu kok.

Rabu, (18/9/2018) Sandiaga juga melakukan kunjungan ke Palembang. 

Sejumlah tempat ia sambangi, mulai bertemu dengan tokoh masyarakat hingga para ulama di Palembang.

Halaman
123
Penulis: Siemen Martin
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved