Pilpres 2019

Ratna Sarumpaet Heran Gerakan Selamatkan Indonesia Ditakuti

Ratna Sampuaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam

Ratna Sarumpaet Heran Gerakan Selamatkan Indonesia Ditakuti
Twitter Ratna
Ratna Sarumpaet 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kedatangan Ratna Sampuaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam.

Baca: Ketinggal Kunci di Dalam Mobil Sampai Ganti Ban Gratis, Cukup Telepon dan Pakai Aplikasi Astra Ini

Bahkan dari aksi ini, Ratna sempat tertahan di Bandara Hang Nadim selam 3 jam hingga akhirnya dirinya terpaksa terbang ke Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB menggunakan maskapai Garuda.

Baca: Dihadapan 1.000 Pendukungnya, Jokowi : Relawan PROJO Bukan Relawan Kardus

Dalam keterangan di ruang tunggu Bandara Hang Nadim, Ratna Sarumpaet mengaku kecewa karena tidak bisa hadir dalam kegaitan konsolidasi GSI yang dilakukan di Batam.

Baca: Prabowo Teken 17 Poin Hasil Ijtima Ulama, Diantaranya Menjamin dan Memulihkan Hak Habib Rizieq

Padahal kedatangannya di Batam tidak ada sangkut pautnya dengan isu pergantian Presiden serta kegiatan partai politik lainnya.

"Saya hanya ingin lakukan konsolidasi dengan GSI di Batam, tidak ada yang lain," tegas Ratna.

Ratna berpendapat, agenda dirinya ke Batam dalam rangka roadshow GSI keempat yang merupakan bentuk konsulidasi dengan sejumlah pengurus GSI yang ada di Batam.

Dia mengaku hal itu dilakukan tidak hanya ke Batam, selanjutnya kegiatan ini dilanjutkan ke beberapa daerah lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

"Makanya saya heran, kenapa saya ditolak. Padahal saya tidak ada ngapa-ngapain, jujur saya jadi bingung dengan semua kejadian hari ini di Batam," jelasnya.

Menurut Ratna GSI tidak perlu ditakuti atau diisukan yang macam-macam, sebab GSI merupaka suatu gerakan yang bertujuan mengembalikan Pancasila ke dalam tubuh UUD 1945, sebab saat ini di Indonesia sudah tidak ada ladi idiologi pancasila.

"Jujur saya juga sangat kecewa dengan panitia GSI yang tiba-tiba mundur dan menghilang entah kemana, padahal hari ini pelaksanaan kegiatan konsolidasinya," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help