Bulutangkis

LIVE STREAMING Final Japan Open 2018, Marcus/Kevin Hadapi Musuh Bebuyutan

LIVE STREAMING: Final Japan Open 2018, Marcus/Kevin Hadapi Musuh Bebuyutan

LIVE STREAMING Final Japan Open 2018, Marcus/Kevin Hadapi Musuh Bebuyutan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya mengekspresikan kegembiraan usai mengalahkan pasangan ganda putra Taiwan Lee Jhe Huei dan Lee Yang pada babak semifinal perorangan bulutangkis Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/8/2018). Pasangan Marcus dan Kevin mampu ke final ganda putra setelah mengalahkan pasangan Taiwan dengan skor 21-15, 20-22, dan 21-12. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNSUMSEL.COM-Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan mendapat hadangan sulit untuk mempertahankan gelar juara di Japan Open 2018 setelah mereka meraihnya satu tahun silam.

Pasalnya, ganda putra yang lebih akrab disapa The Minions ini akan menghadapi musuh bebuyutan mereka, Li Junhui/Liu Yuchen asal Tiongkok pada final Japan Open 2018, Minggu (16/9/2018) siang nanti.

Kedua pasangan sudah bertemu sebanyak delapan kali dan tujuh kali beruntun dimenangkan oleh The Minions, sementara satu kali kemenangan yang diraih Li/Liu terjadi pada tahun 2015.

Meski begitu, laga final nanti merupakan final ideal di sektor ganda putra lantaran Marcus/Kevin yang menempati peringjat satu dunia akan berhadapan dengan ganda putra peringkat dua dunia.

"Kami sudah sering bertemu, kami tahu ini tidak akan mudah. Kami harus siap dari segala hal, kondisi badan, fisik dan teknik permainan," ujar Kevin.

The Minions lolos ke partai final setelah kandaskan wakil Tiongkok, He Jiting/Tan Qiang dengan tiga game, 21-16, 14-21, 21-13, dalam waktu 52 menit.

Seperti sudah diprediksi, pertemuan kedua pasangan ini berlangsung seru, pasalnya berkaca pada pertemuan pertama di Malaysia Open 2018, Kevin/Marcus ditaklukkan He/Tan dengan skor 17-21, 11-21.

Kevin/Marcus sempat kewalahan menghadapi He/Tan di game kedua, mereka tertinggal jauh 10-17 dan kesulitan untuk mengejar.

He/Tan terus menekan dengan smash keras dan penempatan bola yang menyulitkan Kevin/Marcus.

"Kami kurang sabar di game kedua, padahal lawan tidak mudah dimatikan. Pada game ketiga, kami mencoba untuk tidak terburu-buru dan kembali ke pola kami," kata Kevin dilansir dari Badmintonindonesia.org.

Halaman
12
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved