Berita Ogan Ilir

Geger Penemuan Mayat di Ogan Ilir Banyak Luka Tusukan

Warga yang bermukim di Desa Tanjung Pinang, Ogan Ilir (OI) geger adanya penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki

Geger Penemuan Mayat di Ogan Ilir Banyak Luka Tusukan
Sripo/ Fajeri
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Warga yang bermukim di Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI) geger adanya penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki.

Baca: Sosok Ini Paling Ditakuti di Keluarga Anang Hermansyah, Ashanty: Lebih Takut Sama Dia Daripada Aku

Mayat yang ditemukan persis dibelakang rumah warga, Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 02.00.

Baca: Capres Prabowo : Padahal 5 Tahun lalu Rp 9 Ribuan, kan Kita Berarti Tambah Miskin

Lelaki malang tersebut, diketahui bernama Nurdiansyah alias Mardian (35), warga Desa Limbang Jaya II Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten OI.

Baca: Direkam Diam-Diam, Hilda Vitria Kepergok Marahin Billy Syahputra di RS, Sampai Ancam Begini

Mardian diduga kuat telah menjadi korban pembunuhan yang pelakunya belum diketahui.

Saat ditemukan, korban masih lengkap dengan pakaiannya namun di sekujur tubuhnya banyak luka bekas tusukan akibat benda tajam.

Kapolsek Tanjung Batu, AKP Masri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat lelaki yang diduga korban pembunuhan.

Menurut Kapolsek, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Habibi mantan Kades Tanjung Pinang I.

Semula saksi Habibi mendengar suara teriakan minta tolong dari belakang rumahnya. Lalu saksi keluar rumah dan melihat korban sudah terkapar di tanah.

Seterusnya saksi pun masuk kedalam rumah untuk mengambil senter. Setelah dilihat ternyata saksi mengenali korban, lalu memanggil tetangga sekitar rumah saksi untuk berupaya memberikan pertolongan.

Tetapi nyawa korban tidak tertolong lagi, korban meninggal dunia ditempat kejadian. Dilakukan Visum et Repertum. Korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian tubuhnya, mulai dari muka, dada, bahu, hingga betis.

Ditempat kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau berukuran 30 cm dan sarung kulit warna cokelat, juga pisau ukuran 30 cm tanpa sarung dan sebuah tombak ukuran 60 cm.

"Saat ini petugas telah memeriksa sejumlah saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek. (Beri Supriyadi)

Editor: Siemen Martin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved