Berita Prabumulih

Banyak Aset Prabumulih Hilang Diantaranya Rolling Door, Dewan Beri Solusi Perbanyak Sekuriti

Pihaknya mengingatkan Pemerintah khususnya instansi terkait agar memiliki strategi dalam menjaga Aset negara dari pencuri

Banyak Aset Prabumulih Hilang Diantaranya Rolling Door, Dewan Beri Solusi Perbanyak Sekuriti
Tribunsumsel.com/ Edison
Sembilan unit rolling door kios pedagang di taman Tugu Kecil Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur, raib diduga dicuri kawanan maling, Rabu (12/9/2018). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Terus bertambahnya aset milik Pemerintah kota Prabumulih yang hilang dicuri oknum tak bertanggungjawab, mendapat perhatian serius dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, Adi Susanto.

Baca: Kritik Politisi Demokrat Terhadap Ketua Wanita, Di Jawa Masih Panggilan si Mbok, Lu Mau Apa

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, pemerintah diminta menanggapi serius terkait banyaknya aset hilang tersebut dengan melapor segera ke petugas kepolisian dan menjaga aset.

Baca: Ingat Mat Solar Bajaj Bajuri, Lama Tak Berkabar Kini Beredar Fotonya dalam Kondisi Memprihatinkan

Selain itu pihaknya mengingatkan Pemerintah khususnya instansi terkait agar memiliki strategi dalam menjaga Aset negara dari pencuri.

Baca: Update Berita Egy Maulana Vikri, Kembali Cetak 2 Gol dan Jadi Sorotan Publik Polandia

"Aset yang hilang segera dilaporkan ke polisi agar bisa ditindaklanjuti, selain itu ya aset-aset yang berharga agar dijaga jangan dibiarkan," ujarnya.

Adi mengatakan, pemerintah hendaknya menyiagakan petugas keamanan baik satuan Polisi pamong praja yang diaktifkan untuk patroli maupun berkerjasama mengaktifkan petugas penjaga keamanan (PK) warga di sekitar lokasi fasilitas umum milik pemerintah.

"Untuk di pasar, kios atau taman milik pemerintah siagakan petugas baik dari warga sekitar maupun petugas pemerintah dalam hal ini Pol PP, contoh seperti taman Prabujaya dan pasar sekarang ini yang sudah dijaga," katanya.

Pria yang akrab disapa Santon ini juga berharap kedepan pemerintah kota Prabumulih menyiapkan anggaran dalam merawat dan menjaga fasilitas umum khususnya yang memiliki nilai ekonomi atau mengundang mata penjahat untuk mencuri.

"Kita sangat prihatin ada fasilitas negara atau fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat yang tidak sedikit tapi harus hilang dicuri oknum tak bertanggungjawab, banyak yang jilang dicuri dan dirusak. 300 lebih rolling door PTM, lampu jalan, lampu taman dan tulisan-tulisan nama taman rusak, terakhir 9 rolling door kios pedagang di taman Tugu Kecil hilang, ini sudah memprihatinkan," bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencurian rolling door kios pedagang kembali terjadi di kota Prabumulih. Belum terungkap pelaku pencurian sebanyak 325 rolling door kios pedagang di Pasar Tradisonal Modern (PTM) 2, kini giliran rolling door kios dagangan di taman Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur diduga dicuri oknum tak bertanggungjawab.

Tidak hanya satu, namun sebanyak sembilan unit rolling door kios yang terbuat dari alumunium tersebut diduga dicuri para pelaku dengan cara memotong bagian atas penghubung ke besi pemutar.

Hilangnya beberapa rolling door kios itu sendiri baru diketahui setelah beberapa pedagang dan warga sekitar melihat kios-kios terbuka tanpa ada pintu.

Penulis: Edison
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help