Asian Sentinel Tuduh SBY Lakukan Konspirasi Kriminal, Ferdinand Sebut Itu Untuk Kalahkan Prabowo

Asian Sentinel Tuduh SBY Lakukan Konspirasi Kriminal, Ferdinand Sebut Itu Untuk Kalahkan Prabowo

Asian Sentinel Tuduh SBY Lakukan Konspirasi Kriminal, Ferdinand Sebut Itu Untuk Kalahkan Prabowo
Twitter @LawanPoLitikJW
Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNSUMSEL.COM - Asian Sentinel Tuduh SBY Lakukan Konspirasi Kriminal, Ferdinand Sebut Itu Untuk Kalahkan Prabowo 

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, memberikan komentar terkait pemberitaan media asing Asian Sentinel yang menyudutkan Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini tampak dari laman Twitter Ferdinand, @LawanPoLitikJW, pada Sabtu (15/9/2018).

Ferdinand menyebut, tuduhan Asian Sentinel kepada SBY merupakan upaya untuk mengalahkan Calon Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Tuduhan Asian Sentinel diduga Ferdinand merupakan bagian dari operasi yang melibatkan pihak asing dengan menghancurkan nama SBY sebagai pendukung Prabowo.

"Tuduhan Asian Sentinel kepada @SBYudhoyono dan @PDemokrat patut diduga adalah bagian dari sebuah operasi yang MELIBATKAN PIHAK ASING untuk mengalahkan @prabowo pada pilpres 2019 dengan merusak menghancurkan nama SBY yang mendukung Prabowo.

Ini sinyal kuat tergadainya kedaulatan bangsa," tulis Ferdinand dalam akun Twitternya.

Unggahan Ferdinand Hutahaean pada Twitter
Unggahan Ferdinand Hutahaean pada Twitter (Twitter @LawanPoLitikJW)

Ferdinand juga menyebut Partai Demokrat membantah keras tuduhan Asian Sentinel kepada SBY.

"Antara Isu dan Fakta

Demokrat membantah keras tuduhan Asian Sentinel yang secara serampangan, brutal dan barbar dalam membentuk isu untuk menyerang SBY dan Demokrat.

Benang merahnya sdh mulai terhubung dgn siapa2 mrk ini komunikasi di dalam negeri," tulis akun @LawanPoLitikJW.

Unggahan Ferdinand Hutahaean pada Twitter
Unggahan Ferdinand Hutahaean pada Twitter (Twitter @LawanPoLitikJW)
Halaman
123
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved