Berita Palembang

Kompol Masnoni Bantah Polisi Rampas Ponsel Wartawan Peliput Razia, Ini Kejadian Sebenarnya

Saat menggelar razia, tiba-tiba datang seseorang yang langsung mengambil foto ketika anggota melaksanakan razia. Anggota refleks lalu mendekati

Kompol Masnoni Bantah Polisi Rampas Ponsel Wartawan Peliput Razia, Ini Kejadian Sebenarnya
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kapolsek IB 1 Palembang Kompol Masnoni 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Adanya pemberitaan terkait anggota Polsek IB 1 Palembang merampas ponsel wartawan saat pihaknya Polsek IB 1 Palembang menggelar razia di Jalam Merdeka depan pasar 26 Ilir pada 12 September 2018 laku, dibantah pihak Polsek IB1 Palembang.

Hal ini, disampaikan langsung Kapolsek IB 1 Palembang Kompol Masnoni, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, saat itu pihaknya melakukan razia zona di Jalan Merdeka depan Pasar 26 Ilir Palembang berdasarkan perintah pimpinan.

Baca: Ingat Perampokan Sadis di Pulomas, Begini Kisah Pilu Zanette Kalila Azaria Anak Dodi Triono Saat ini

Baca: Berusia 20 Tahun Mona Ratuliu Sampai Mewek Dinikahi Indra, Bahkan Uang Untuk Makan Sehari Kurang

Saat menggelar razia, tiba-tiba datang seseorang yang langsung mengambil foto ketika anggota melaksanakan razia. Hal ini, membuat anggota refleks mendekati orang tersebut dan menanyakan kepentingan mengambil foto.

"Ketika ditanya, dia mengaku wartawan. Kami tidak masalah bila dia wartawan yang akan meliput razia yang kami lakukan, tetapi ada etikanya. Karena kami sedang melaksanakan tugas, paling tidak izin dahulu agar kami tahu itu wartawan."

"Saya banyak kenal wartawan yang sering datang ke Polsek, tetapi dengan dia saya tidak kenal. Makanya sempat ditanya, dia juga tidak izin sebelum mengambil foto," ujarnya.

Baca: Dijauhi Rekan Pasca Jadi Tersangka, Setya Novanto Harus Jual Rumah Demi Lunasi Hutang

Baca: Jadwal Liga 1 Sriwijaya FC U-16 vs PSMS U-16, Laskar Wong Kito Dihuni 100 Persen Pemain Lokal

Ketika ditanya mengenai adanya perampasan ponsel terhadap wartawan tersebut, menurut Masnoni sama sekali tidak ada perampasan terhadap ponsel milik wartawan tersebut.

Karena, saat didekati hanya meminta untuk menghapus foto dan pemilik ponsel yang bersangkutan mengapus fotonya sendiri.

"Kami sedang menjalankan tugas saat itu dan tidak melarang bila ada wartawan yang meliput. Hanya saja, kami mengantisipasi bila ada orang yang mengambil foto dan disalahgunakan," ujarnya.

Baca: Kisah Viral Pria yang Rela Berikan Sebagian Hatinya untuk Seorang Guru Sekolah Dasar

Baca: Polisi Pangkat Bripka Ini Sisihkan Gaji, Selesai Jadi Imam Salat Jumat Selalu Bagikan Nasi Kotak

Masnoni menjelaskan, adanya pemberitaan mengenai anggota Polsek IB 1 Palembang merampas ponsel milik wartawan karena ada kesalahpahaman saja.

Karena, bila wartawan yang bersangkutan datang dan meminta izin terlebih dahulu, pihak Polsek IB 1 Palembang sama sekali tidak melarang melakukan peliputan.

"Razia itu langsung saya yang memimpin. Jadi saya juga tahu kronologisnya dan tidak benar seperti itu," pungkasnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved