Kejari Mataram OTT Anggota DPRD, Kadis Pendidikan yang Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa

Kejari Mataram melakukan operasi tangkap tangan terhadap tiga orang terkait dugaan pemerasan dana rehabilitasi gempa bumi

Kejari Mataram OTT Anggota DPRD, Kadis Pendidikan yang Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa
Ilustrasi OTT 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kejaksaan Negeri Mataram Nusa Tenggara Barat ( NTB) melakukan operasi tangkap tangan terhadap tiga orang terkait dugaan pemerasan dana rehabilitasi gempa bumi untuk gedung SD dan SMP.

Baca: Berusia 105 Tahun, Nenek Asal Inggris Bagikan Tips Umur Panjang, Ternyata Cukup Lakukan Ini

Tiga orang yang diamankan berinisial HM, anggota DPRD kota Mataram, SD, Kepala Dinas Pendidikan, dan CT, seorang kontraktor.

Baca: Ingat Perampokan Sadis di Pulomas, Begini Kisah Pilu Zanette Kalila Azaria Anak Dodi Triono Saat ini

Mereka ditangkap di sebuah warung di kawasan Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (14/9/2018).

Baca: Berusia 20 Tahun Mona Ratuliu Sampai Mewek Dinikahi Indra, Bahkan Uang Untuk Makan Sehari Kurang

"Pada pagi hari ini kita lakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan dengan barang bukti uang Rp 30 juta," terang Kepala Kejaksaan Negeri Mataram Dr Ketut Sumedana SH MH.

Sumedana menjelaskan, uang tersebut diduga jatah proyek yang diminta oknum anggota DPRD yang sudah ditetapkan dalam APBD perubahan tahun 2018.

Khusus mengenai rehabilitasi penanganan pasca gempa bumi untuk gedung SD dan SMP, dananya sebesar Rp 4,2 miliar.

Hingga sore ini, proses pemeriksaan masih dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Mataram.

Kejaksaan telah menetapkan HM yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram dari fraksi Golkar, sebagai tersangka.

"Sementara kita tetapkan sebagai tersangka satu orang. Yang lain masih terperiksa, saksi," kata Sumedana.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Kejari OTT Oknum Anggota DPRD Mataram Terkait Dana Rehabilitasi Gempa", https://regional.kompas.com/read/2018/09/14/18243861/kejari-ott-oknum-anggota-dprd-mataram-terkait-dana-rehabilitasi-gempa.

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help