Berita Prabumulih

Kadishub Prabumulih Tepis Hoax Sebut Jalan Lingkar Banyak Pungli Rawan Begal dan Jalan Berlubang

Saat ini jalan lingkar timur kota Prabumulih kalau berdasarkan survei kami ke lapangan aman serta yang katanya banyak pungli kini tidak ada

Kadishub Prabumulih Tepis Hoax Sebut Jalan Lingkar Banyak Pungli Rawan Begal dan Jalan Berlubang
Tribun Sumsel/ Edison
Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih yang telah diperbaiki dengan dicor beton di beberapa titik rusak parah. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa Msi mengimbau, seluruh pengendara angkutan alat berat yang melintas kota Prabumulih hendaknya tidak percaya banyaknya begal dan pelaku pungutan liar (pungli) ketika melintasi jalan lingkar timur kota Prabumulih.

"Saat ini jalan lingkar timur kota Prabumulih kalau berdasarkan survei kami ke lapangan aman serta yang katanya banyak pungutan liar (pungli) tidak ada lagi," ungkap Mulyadi ketika dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (14/9/2018).

Mulyadi mengatakan, selain itu isu disebarkan oknum-oknum tak bertanggungjawab jika jalan lingkar timur kota Prabumulih rusak parah dan banyak lubang besar juga tidak benar.

Baca: Prediksi Pertandingan Liga 1 Sriwijaya FC vs Persebaya- Subangkit Waspadai Ancaman Striker Da Silva

Baca: Jadwal Film Tayang di Bioskop Bulan September Akhir Pekan Ini, Crazy Rich Asian Paling Laris

"Saat ini jalan sudah bagus dan tidak ada lagi lubang besar karena balai besar jalan telah membangun namun belum seluruh tetapi yang rusak-rusak diperbaiki dengan ditimbun dan di padatkan," katanya.

Untuk itu Mulyadi menuturkan, pihaknya mengimbau seluruh pengendara angkutan khususnya alat berat agar tidak perlu takut serta khawatir melintas jalan lingkar dan dihimbau untuk tidak lagi melintas jalan dalam kota Prabumulih yakni jalan jenderal sudirman.

"Kita harapkan seluruh angkutan berat seperti batubara, kayu, angkut alat berat serta lainnya yang bertonase tinggi agar melintas ke jalan lingkar, jangan lagi masuk kota," tuturnya.

Baca: Satu Anggota Komplotan Begal Bersenjata Api Rakitan di Kecamatan Belimbing Muaraenim Ditembak Polisi

Baca: Bule Norwegia Diperkosa Saat Liburan di Bali, Berawal Minta Tolong Nyalakan Shower untuk Mandi

Pria yang sebelumnya pernah menjabat Kabag Humas Pemkot Prabumulih itu menegaskan, jika truk angkutan bertonase tinggi atau dilarang masih masuk dan melintas jalan Jenderal Sudirman maka pihaknya tak segan menilang dan bahkan mengandangkan truk angkutan tersebut.

"Petugas kita standby di persimpangan tugu air mancur dan di tugu nanas untuk mengarahkan truk agar melintas jalan lingkar, namun jika ada sopir masih nekat maka kita akan tindak tegas dengan tilang serta kandangkan truk," tegasnya.

Disinggung mengapa peringatan keras itu disampaikan pihaknya, Mulyadi menambahkan jika selama ini beberapa sopir yang dilakukan penilangan karena masuk jalan sudirman mengaku ditakut-takuti agar jangan melintas di jalan lingkar karena jalan rusak dan banyak begal maupun pungli padahal tidak demikian.

Baca: Tidak Terima Putus, Tulus Ancam Sebar Foto Pacar Tanpa Busana Apabila Tidak Diberi Uang Rp 10 Juta

Baca: Syarat Tes CPNS 2018 : Bolehkan SKL (Surat Keterangan Lulus) Gantikan Ijazah, Ini Penjelasannya

"Sesuai aturan truk angkutan besar dilarang masuk jalan kota tapi mereka masih nekat dan ketika kita tindak mereka mengaku ditakuti melintas jalan lingkar karena rusak dan banyak pelaku kejahatan."

"Untuk itu kita himbau agar melintas jalan lingkar saja karena berdasarkan survey kita jalan sudah bagus dan tidak ada lagi rusak parah," tambahnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help