Berita Banyuasin

Terbengkalai Sejak 2014, Gedung Olahraga di Banyuasin Ini Dijadikan Tempat Mesum

Gedung Olahraga yang dibangun 2014 lalu di jalan lingkar Sekojo, area Pemkab Banyuasin (seberang Lapas III Banyuasin) yang sunyi dan sepi,

Terbengkalai Sejak 2014, Gedung Olahraga di Banyuasin Ini Dijadikan Tempat Mesum
TRIBUNSUMSEL.COM/DEFRI IRAWAN
Gedung Olahraga di Jalan Lingkar yang terbengkalai sejak 2014 kerap dijadikan tempat mesum ABG. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Gedung Olahraga yang dibangun 2014 lalu di jalan lingkar Sekojo, area Pemkab Banyuasin (seberang Lapas III Banyuasin) yang sunyi dan sepi, kerap dijadikan tempat mesum kalangan muda-mudi.

Yudi (37), warga jalan Cangkring kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III mengungkapkan, dirinya kerap melihat abg berpacaran di sana, saat memberi makan sapi peliharaanya di sekitar jalan lingkar.

Tidak hanya itu, abg ini kerap berpacaran di atas motor dan saling peluk-pelukan di tempat sepi jauh dari pandangan masyarakat.

"Biasanya siang hingga sore abg pacaran. Pernah terpergok saya sedang bercumbu di atas motor," ceritanya, Rabu (12/9)..

Heri (31), yang bekerja sebagai Honorer di Pemkab Banyuasin biasa pulang sore hari menuju rumahnya di Seterio sering mendapati ABG pacaran di area Gedung Olahraga jalan lingkar.

Bahkan tidak malu-malu berpelukan ditepi jalan.

" Kalau sepi biasanya mereka masuk ke dalam area gedung itu, memprihatinkan generasi muda Banyuasin, seharusnya orang tua lebih protektif membiarkan anak gadis keluar rumah," katanya.

Tidak hanya itu, kelakuan ini juga kerap dilakukan malam hari, diakuinya, tidak ada lampu jalan dan keadaan jalan lingkar Sekojo gelap gulita membuat kalangan abg leluasa pacaran di tempat gelap.

Biasanya perbuatan tidak terpuji ini dilakukan sore hingga jam 8 malam.

Terkait masalah ini, Kasat Pol PP Banyuasin, Anthony Liando, mengatakan akan berkoordinasi dengan petugas di  lapangan untuk segera melakukan patroli rutin di sekitar area Perkantoran Banyuasin.

" Iya akan kita koordinasikan dengan petugas, meminimalisir perbuatan tercela para abg ini, sehingga hal seperti itu tidak perlu lagi terjadi," bebernya. (def).

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved