Berita Palembang

Larangan Parkir Jalan Sudirman Tetap Berlaku, Ini Rencana Dishub Palembang Supaya Pengusaha Eksis

Shuttle bus ini merupakan salah satu opsional atau pilihan sebagai solusi yang diberikan kepada para penggiat usaha dikawasan Jalan Sudirman

Larangan Parkir Jalan Sudirman Tetap Berlaku, Ini Rencana Dishub Palembang Supaya Pengusaha Eksis
Tribun Sumsel/ Hartati
Sejumlah toko di kawasan Sudirman tutup karena pedagang mengeluh sepi omset karena kendaraan dilarang parkir sehingga pembeli harus berjalan kaki jika ingin belanja, Kamis (13/9/2018) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG–Persoalan lahan parkir di Palembang seperti masih menjadi polemik yang belum kunjung usai.

Beberapa titik kawasan seperti pedestrian Jalan Jenderal Sudirman yang kini tampak bersih dari bebasnya kendaraan parkir di pinggir jalan.

Namun hal tersebut nyatanya memiliki persoalan yang cukup khusus untuk dibicarakan.

Hal itu membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang merencanakan untuk menyiapkan shuttle bus khusus untuk kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang.

Baca: Terima Lamaran Romantis Saat di Pesawat, Pramugari Ini Malah Dapat Kado Pernikahan Tragis dari Bos

Baca: 4 Tim Kuat Jadi Lawan Berat Sriwijaya FC di Pertandingan Selanjutnya, Tergelincir Bisa Bahaya

Shuttle bus ini merupakan salah satu opsional atau pilihan sebagai solusi yang diberikan kepada para penggiat usaha dikawasan Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini merasa mendapat kerugian karena adanya penerapan negatif parkir dan opsi ini menawarkan kepada masyarakat untuk dapat memelihara ketertiban parkir di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kurniawan yang ditemui usai melakukan rapat bersama Satlantas Polresta kota Palembang, Kamis (13/9/2018) menjelaskan, penerapan negatif parkir akan tetap seperti yang sudah diberlakukan saat ini.

Pihaknya dalam rencana ini akan menyiapkan 4 unit shuttle bus yang akan difungsikan untuk mengitari kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan akan mengantar sesuai tempat yang dituju masyarakat dikawasan tersebut.

Baca: Persib Bandung Vs Arema Malang - Ada Fakta Unik di Balik Gol Atep yang Persis Seperti 4 Tahun Lalu

Baca: Kisah Para Peminjam Pinjaman Online: 1 Jam Cair, Bunga 21 Persen, Kalau Telat Dipermalukan

“Lahan parkir yang sudah ada seperti di ex Cineplex, kemudian di Masjid Agung dan IP itu yang akan difungsikan dulu, nanti kaitan kedepannya kita siapkan dengan shuttle bus, tapi itukan opsi-opsi dan mereka (penggiat usaha kawasan Jendral Sudirman) sependapat, karena kan mereka butuh juga untuk urusan usaha mereka.”

“Tapi kita sepakat yang pertama itu tetap negatif parkir di kawasan sudirman. Tapi untuk kawasan Cinde sampai ke RS Charitas, itu kan ada celah, celah itu yang nanti kita akan berpikir akan dibuat pedestrian seperti di titik kawasan air mancur,jadi ditahun 2019 akan dibuat semua, dan otomatis tidak boleh parkir lagi disana.” Ujar Kurniawan.

Selain itu, ia juga mengatakan rencana ini sembari mengajak untuk membiasakan masyarakat menjaga ketertiban parkir dan lalu lintas dikawasan pedestrian Jendral Sudirman.

Baca: Kompas Gramedia Adakan Ekspedisi Burung Migran Petualang, Fotografi dan Kuliner di Banyuasin

Baca: Disuruh Berkaca Pada Pengalaman Sendiri Oleh Ridwan Kamil, Ini Pernyataan Sandiaga Uno

Ia berharap dengan rencana itu tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan. Pihaknya juga akan masih melakukan survey lebih lanjut.

Ditambahkannya, realisasi untuk retribusi parkir saat ini memang sudah berkurang sejak adanya penerapan negatif parkir dan pelayanan ketertiban parkir untuk lalu lintas masyarakat saat ini,

namun untuk tarif parkir masih berlaku di tarif Rp 1000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 2000 untuk kendaraan roda 4. Hingga kini pun Dishub kota Palembang masih menaungi sebanyak 778 juru parkir resmi.

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved