Cerita Lengkap Kisah Pak Eko yang Terusir dari Rumahnya Sendiri, Pak Lurah sebut Urusan Mudah

Rumah milik Eko Purnomo yang berlokasi di Kampung Sukagalih, Seda Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung

Cerita Lengkap Kisah Pak Eko yang Terusir dari Rumahnya Sendiri, Pak Lurah sebut Urusan Mudah
Facebook
Rumah Eko Purnomo 

Pihak BPN merespon dan mengeluarkan Surat Berita Acara Pengukuran, dan hasilnya rumah Eko harus diberi akses jalan.

Baca: 19 September 2018 Pendaftaran CPNS 2018, Download Soal CPNS 2018 untuk Latihan di Sini

Gang menuju rumah Pak Eko, di Kelurahan Pasirjati, Kec Ujungberung, Kota Bandung, tertutup bangunan rumah.
Gang menuju rumah Pak Eko, di Kelurahan Pasirjati, Kec Ujungberung, Kota Bandung, tertutup bangunan rumah. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Hingga kini Eko masih terus memperjuangkan rumah yang diblokade tersebut. Ia berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan permasalahan ini.

Diketahui, rumah yang diblokade tersebut adalah milik ayah Eko Purnomo, Purwanto.

Eko dan istrinya sempat tinggal di rumah tersebut sejak tahun 2008 saat masih ada akses jalan.

Baca: Disindir Deddy Corbuzier Usai Ngaku Hajar Hilda Vitria Ribuan Kali, Kriss Hatta Ungkap Alasannya

Upaya Eko untuk meminta bantuan Presiden Jokowi saat berkunjung kebandung berakhir pilu.

Bukan dapet bantuan untuk menyelesaikan masalahnya, namun ia malah dikejar Paspampres yang saat itu tengah mengawal Jokowi.

Eko mengatakan pengalaman itu, ia alami tahun lalu, saat Jokowi datang ke Bandung menghadiri acara Karnaval pada tahun 2017.

"Pengalaman saya yang tidak bisa terlupakan, saat dikejar Paspampres Jokowi saat datang ke Bandung tahun lalu," ujar Eko saat ditemui di rumah kontrakan di Kampung Ciporea, Kelurahaan Pasanggraha, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Senin (10/9/2018).

Baca: Lima Tahun Pacaran, Luna Maya dan Reino Barack Putus? Curhatan Luna ini Jadi Sorotan

Eko menuturkan waktu Jokowi sedang di acara Karnaval, ia melempar beberapa lembar kertas dan mengenai bagian punggung Jokowi, lalu sontak Paspampres mengejar.

"Kejadian itu saya dikejar Paspampres, lalu saya berlari dan bersembunyi di toilet Dukomsel Dago selama setengah jam," ujar Eko.

Dengan kejadian itu sebelumnya Eko sudah menyampaikan keluhan kepada pihak RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Dinas Tata Kota, Partai Politik, Dewa, wakil Walikota dan wakil Gubernur tapi hasilnya sama tidak ada.

Eko menambahkan perjuangan selama tiga tahun lalu tidak membuahkan hasil dan sudah bingung harus menggunakan cara gimana lagi.

Baca: Millendaru Ketahuan Bohong? Unggah Lokasi di Hongkong, Akun ini Beberkan Fakta Mengejutkan

Sementara itu, Lurah Pasirjati, Omi Rusmiati, mengatakan, upaya musyawarah sebenarnya sudah dilakukan oleh pihaknya untuk mencari solusi permasalahan yang dialami Eko Purnomo (37).

"Sebetulnya sudah ada mediasi atau musyawarah pada tahun 2016. Waktu itu hadir empat pihak yang punya tanah atau yang mau membangun bangunan itu. Upaya mediasinya gagal," kata diaSelasa (11/9/2018).

Halaman
1234
Editor: M. Syah Beni
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help