Pilpres 2019

Buktikan tak Main Dua Kaki di Pilpres 2019, SBY Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai ada langkah bagus yang dilakukan oleh Partai Demokrat

Buktikan tak Main Dua Kaki di Pilpres 2019, SBY Jadi Jurkam Prabowo-Sandiaga
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai ada langkah bagus yang dilakukan oleh Partai Demokrat.

Baca: Update Timnas U-16, Bagus Kahfi Menggila, Borong 3 Gol Lawan Oman, Modal Piala Asia

Yakni Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi juru kampanye bagi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca: Adegan Ciuman di Film Bollywood Platinum tak Disensor, Berikut Pernyataan KPI

Ia menilai hal ini sebagai langkah bagus yang membuktikan Demokrat all out bagi pasangan ini di Pilpres 2019 mendatang.

Baca: Erick Thohir Disebut Stuntman Cawapresnya Jokowi, Ya Enggak Apa, kan Bagus

Selain itu, tuduhan partai berlambang Mercy tersebut bermain dua kaki pun akan sirna.

"Ini sebetulnya langkah bagus, sehingga membuktikan memang Demokrat tidak bermain dua kaki dan all out untuk Prabowo-Sandi," ujar Hendri, ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya, keberadaan SBY sebagai juru kampanye akan menjadi amunisi luar biasa.

Tak pelak, ini pun seharusnya menjadi peringatan tersendiri bagi kubu petahana, setidaknya begitu menurut founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Hendri melihat SBY mampu menjadi ancaman, lantaran memiliki massa real di lapangan yang masih akan mengikuti langkahnya.

"Ini akan menjadi amunisi yang luar biasa buat Prabowo-Sandi. Karena apapun itu SBY masih memiliki massa real di lapangan dan lagi-lagi buat petahana, ini harus menjadi warning gitu," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso menyebut Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), akan menjadi juru kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Djoko mengatakan bahwa SBY ingin turun langsung membantu memenangkan Prabowo.

"Beliau minta jadi juru kampanye," ujar Djoko Santoso di Jalan Kertanegara no 4, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018).

Djoko mengatakan, SBY tidak menjadi dewan penasihat.

Alasannya, lanjut dia, SBY ingin terjun langsung ke lapangan membantu menangkan Prabowo-Sandi di Jawa Timur.

"Ya dia ingin di lapangan, mau ini lah. Ya penasihat sambil jalan kan bisa. Beliau mau berbuat benar di Jawa Timur," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul SBY Jadi Juru Kampanye Prabowo-Sandiaga, Pengamat: Bukti Demokrat Tidak Bermain Dua Kaki, http://www.tribunnews.com/pilpres-2019/2018/09/12/sby-jadi-juru-kampanye-prabowo-sandiaga-pengamat-bukti-demokrat-tidak-bermain-dua-kaki.

Editor: Siemen Martin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved