Berita Prabumulih

Belum Terungkap Pencurian 325 Unit Rolling Door Toko di Prabumulih, Kini Malah Terjadi Lagi

Pencurian rolling door kios pedagang kembali terjadi di kota Prabumulih. Belum terungkap pelaku pencurian sebanyak 325 rolling door

Belum Terungkap Pencurian 325 Unit Rolling Door Toko di Prabumulih, Kini Malah Terjadi Lagi
Tribunsumsel.com/ Edison
Sembilan unit rolling door kios pedagang di taman Tugu Kecil Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur, raib diduga dicuri kawanan maling, Rabu (12/9/2018). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Pencurian rolling door kios pedagang kembali terjadi di kota Prabumulih.

Belum terungkap pelaku pencurian sebanyak 325 rolling door kios pedagang di Pasar Tradisonal Modern (PTM) 2, kini giliran rolling door kios dagangan di taman Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur diduga dicuri oknum tak bertanggungjawab.

Baca: Duel 2 Juru Kunci Gojek Liga 1, PSMS Medan Makin Terpuruk Setelah Kalah dari Tamunya PSIS Semarang

Tidak hanya satu, namun sebanyak sembilan unit rolling door kios yang terbuat dari alumunium tersebut diduga dicuri para pelaku dengan cara memotong bagian atas penghubung ke besi pemutar.

Hilangnya beberapa rolling door kios itu sendiri baru diketahui setelah beberapa pedagang dan warga sekitar melihat kios-kios terbuka tanpa ada pintu.

Anto, satu diantara tukang ojek yang dibincangi mengungkapkan, pihaknya melihat rolling door sudah tidak ada lagi di kios sejak beberapa waktu lalu.

Baca: Ibu Pilih Bercerai, Putri Sule Unggah Tulisan Ini ke Instagram Pribadinya, Netizen Terenyuh

"Kami lihat rolling door sudah tidak ada dan kios terbuka terlihat dari jalan, informasi kita dapat katanya dicuri orang tapi tidak tahu pasti," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (12/9/2018).

Menurut Anto, sejak awal dibangun hingga diserahkan ke pedagang memang kios bangunan hanya beberapa saja yang ditunggu pedagang sementara sembilan kios yang hilang tidak ditunggu pedagang.

"Wajar saja kalau kosong dicuri karena dari awal dulu tidak pernah ada yang jualan disana, selain itu dari pemerintah memang tidak merawat dengan baik. Mulai dari air bersih, WC dan lainnya tidak ada perhatian," ungkapnya.

Baca: Update Berita Sriwijaya FC, Cedera Lawan Mauritius Saat Bela Timnas, Zulfiandi Dinyatakan Aman

Hal yang sama disampaikan pedagang sekitar yang enggan namanya disebutkan.

Menurut sumber itu, hilangnya rolling door diduga dicuri disebabkan kejadian hilang baru diketahui belum lama ini.

"Sebelumnya ada tapi tidak tahu kenapa mendadak hilang, dugaan kami pasti dicuri karena tidak mungkin bisa hilang apalagi rolling door itu menempel di besi pemutar di bagian atasnya," ungkapnya.

Para pedagang lain dan warga mengharapkan pemeritah kota Prabumulih melaporkan hilangnya rolling door sehingga bisa diselidiki polisi hingga terungkap.

Baca: Erick Thohir Disebut Stuntman Cawapresnya Jokowi, Ya Enggak Apa, kan Bagus

"Karena kemarin rolling door pasar ratusan dicuri, sekarang malah rolling door taman. Kedepan nanti bisa-bisa yang di taman Prabujaya, habis aset kota Prabumulih kalau tidak ditangani serius," harapnya seraya mengatakan jika perlu lapor ke Polda atau Mabes Polri sehingga pelaku pencuri fasilitas negara itu bisa diringkus.

Terpisah, Kabag Ops, Kompol Zai'an ketika dimintai tanggapan terkait pencurian itu mengungkapkan dirinya belum mengetahui adanya pencurian sembilan rolling door kios taman tugu kecil itu.

"Rolling door mana, itu yang lama kan, rolling door pasar. Kalau yang baru kita belum tahu," katanya ketika dibincangi usai menghadiri kegiatan di gedung KPUD Prabumulih.

Baca: Laudya Cynthia Bella Jalan-jalan ke Korea Tanpa Suami & Anak, Sosok Ini Obati Rasa Sepinya

Zai'an mengatakan, pihaknya akan memeriksa hal itu dan akan berkoordinasi dengan jajaran mengapa rolling door yang letaknya di Jalan utama Jenderal Sudirman itu bisa hilang.

"Kita akan koordinasikan ke reskrim, tentu akan ditindaklanjuti hal itu," tegasnya singkat.(eds)

Penulis: Edison
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved