Eyelash Extension Tren Pasang Bulu Mata Kekinian Perempuan Milenial

Tidak memerlukan perawatan khusus untuk Eyelash Ekstension. Hanya jangan menggunakan produk pembersih yang berminyak

Eyelash Extension Tren Pasang Bulu Mata Kekinian Perempuan Milenial
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Seorang pelanggan Pomelo House menjalani proses pemasangan eyelash extension. 

Lanjut Cindy manfaat pemasangan bulu mata secara satu persatu adalah dapat menghidarkan lengketnya bulu mata yang berakibat tidak nyaman.

"Tentunya juga lebih aman ya, karena tidak akan menempel di kulit mata, selain itu dapat memberi kesan natural dan terasa nyaman bagi pemakainya," jelas Cindy.

Cindy mengatakan bahan bulu mata ditempatnya dibuat dari bahan yang sudah teruji aman dan dipesan langsung dari Korea, Taiwan dan Amerika.

Baca: Jadi Paspampres Jokowi, Serda Ambar Dwi Kaudiyah Ternyata Anak Penjual Sayur,Ini Kisahnya

Baca: Hotel Santika Hadirkan Paket Spesial Ulang Tahun dan Arisan, Cukup Order 30 Pax

Menurutnya, tidak memerlukan perawatan khusus untuk Eyelash Ekstension.

Hanya memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti jangan menggunakan produk pembersih yang berminyak.

Selain itu bagi pengguna lem dari Korea, saat baru selesai proses pemasangan jangan langsung terkena air hingga 24 jam sesuai dengan prosedurnya.

"Terus kalau mata merasa gatal, jangan di bersihkan langsung dengan tangan, sebaiknya gunakan eyebrush dengan cara disisir secara perlahan dan yang terpenting jika merasa tidak nyaman atau ada yang mengganjal, langsung bawa kesini untuk di lihat oleh tenaga profesionalnya, jangan langsung dilepas sendiri," papar Cindy.

Sementara untuk ketahanan bulu mata extensionnya, Cindy mengatakan bisa bertahan mulai dari 1 hingga 2 bulan. Tergantung jenis kulit dan perawatannya.

Untuk Harga untuk pemasangan bulu mata bervariasi. Tergantung dengan jenisnya.

"Kalau soft natural yang mulai 350 ribu, kalau yang tebal mulai 450, tapi kita juga ada harga junior mulai dari 200 hingga 300 ribu," jelas Cindi.

Halaman
123
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help