Berita Palembang

BKN Sebut ASN Palembang Sumbang Koruptor Terbanyak, Kepala BKPSDM Palembang Sebut Hanya 3 Orang

Ratu Dewa sudah berkoordinasi dengan pihak BKN terkait menyebutkan Palembang sebagai terbanyak penyumbang ASN tersebut.

BKN Sebut ASN Palembang Sumbang Koruptor Terbanyak, Kepala BKPSDM Palembang Sebut Hanya 3 Orang
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKP-SDM), Ratu Dewa 

"Jadi sulit kita pantau kurang kordinasi, jadi kami telusuri sendiri ASN bermasalah itu. Jika sudah inkrah putusan MA itu diberhentikan secara tidak hormat," jelasnya.

Ia menambahkan, pemberhentian ASN yang terjerat kasus korupsi sudah diatur di undang-undang No 5 tahun 2014 tentang ASN pasal 87. UU tersebut penegasan dari PP tahun 1979.

"Jumlah ASN terjerat korupsi kemungkinan bisa bertambah. Karena data ASB bermasalah sedang diperiksa lebih rinci," katanya.

Klasik Sistematis

Kasus ASN yang terjerat kasus korupsi di Sumsel sejatinya merupakan kasus klasik, namun lantaran kerap dilindungi oleh kepala daerah sehingga mereka sedikit kesulitan. Bahkan tak jarang petugas BKN terus mengejar ASN sudah masuk dalam list blokir selalu berpindah-pindah tempat tugas.

"Sering itu kita kejar, bahkan mereka bisa tugas ke Kementerian karena kasus ini untuk menghindari BKN. Intinya sudah tersistemastis yang mereka lakukan agar bisa terus bekerja sebagai ASN," jelas Kepala Seksi Fasilitasi Pengembangan Kepagawaian BKN Sumsel, Walter Marianus.

Walter menambahkan, pelanggaran di lingkungan ASN ada dua sifat. Pertam bersifat pembinaan seperti terlambat bekerja, tak masuk kantor tanpa keterangan dimana para ASN bakal diberikan teguran bertahap. Kedua pelanggaran yang sudah masuk ranah pidana yakni koruptor harus diberhentikan secara tidak hormat.

Baca: Mengaku Preman Besar, Jas Aniaya Bapak dan Anak Buruh Buruh Pengumpul Batu di 10 Ulu Palembang

Baca: Ruhut Sitompul Ungkap Alasan Mengapa Ada Kader Demokrat Dukung Jokowi , Nama SBY Disebut

"Sekarang aturan ASN itu lebih tegas. Jangankan korupsi, praktek percaloan pun akan di berhentikan," bebernya.

Mengenai pernyataan itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Palembang, Ratu Dewa, membantah data yang menyebutkan Palembang penyumbang Aparatur Sipil Negara (ASN) terbanyak koruptor, Selasa (11/10/2018).

Menurut Ratu Dewa yang dilansir dari akun resmi instagram @humaspalembang, Pemkot Palembang sendiri hanya terdapat tiga orang dinyatakan secara inkrach atau keputusan tetap dari Mahkamah Agung (MA) kasus korupsi.

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help